
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah resmi melantik Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) dalam pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4).
Pengangkatan Jumhur sebagai Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51 P tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Serta Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.
Jumhur dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggeser Hanif Faisol Nurofiq. Hanif, lulusan S1 dan S2 di Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat, serta menyandang gelar Doktor di Universitas Brawijaya, kemarin juga dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Usai pengambilan sumpah, Jumhur dan Presiden Prabowo melakukan penandatanganan berita acara sebagai bagian dari rangkaian pelantikan. Proses kemudian dilanjutkan dengan Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersalaman dengan Jumhur dan keluarganya.
Tidak hanya Jumhur, dalam kesempatan tersebut juga dilantik Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia dan Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Pada acara pelantikan itu, hadir sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.
Kemudian, hadir pula Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, serta Akademisi Rocky Gerung.
Presiden Prabowo Subianto juga melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dalam acara pelantikan sejumlah pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Senin.
Pelantikan Hasan Nasbi ditetapkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 53 P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi yang diteken oleh Presiden RI pada 27 April 2026.
Usai pengucapan sumpah, Hasan, yang merupakan mantan kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), lanjut menandatangani berita acara pelantikan.
Kemudian, Presiden Prabowo pun mengucapkan selamat kepada Hasan Nasbi beserta istrinya. Ucapan selamat yang sama juga diberikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kepada Hasan Nasbi.
Jajaran pejabat negara lainnya juga ikut memberikan selamat kepada Hasan, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ant

