
TANJUNG– Pemerintah Kabupaten Tabalong terus mematangkan rencana pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) bekerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat.
Hal ini ditandai dengan kegiatan ekspose perencanaan teknis rehabilitasi eks Rumah Sakit Usman Dundrung yang akan difungsikan sebagai lokasi kampus, bertempat di kantor rektorat ULM, Kamis (23/4).
Bupati Tabalong, H Muhmmad Noor Rifani, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperdalam kesiapan pendirian PSDKU, khususnya Fakultas Teknik di Tabalong.
“Alhamdulillah hari ini kami diterima langsung oleh para wakil rektor, Rektor II, III, IV, Dekan Fakultas Teknik, serta tim PSDKU ULM,” ujarnya.
Ia pun menambahkan bahwa melalui pertemuan ini juga untuk menajamkan pembahasan terkait pendirian PSDKU sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama.
Dalam pembahasan, sejumlah aspek krusial turut dibahas, mulai dari persyaratan pendirian, kesiapan sarana dan prasarana, hingga kelengkapan administrasi.
“Pemerintah daerah bersama tim PSDKU ULM berkomitmen segera menindaklanjuti seluruh persyaratan tersebut ,” jelasnya.
Bupati optimistis jika seluruh tahapan berjalan lancar, maka pada tahun 2027 mendatang PSDKU Fakultas Teknik sudah dapat menerima mahasiswa baru, khususnya untuk program studi Teknik Sipil.
“Target kami sebelum penutupan penerimaan mahasiswa, sudah bisa dibuka di Tabalong,” tuturnya.
Untuk lokasi, Pemkab Tabalong telah menyiapkan bangunan eks Rumah Sakit Usman Dundrung yang dinilai representatif.
Pemanfaatan gedung ini dilakukan seiring telah beroperasinya rumah sakit baru di Kecamatan Kelua.
Gedung tersebut akan direvitalisasi untuk memenuhi kebutuhan akademik, seperti ruang kelas, ruang dosen, hingga aula perkuliahan.
“Ini bagian dari upaya kami meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dengan menghadirkan akses pendidikan tinggi di daerah,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum ULM, Arief Rahmad Maulana Akbar, mengungkapkan rencana pendirian PSDKU Tabalong telah dikomunikasikan dengan Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi.
Awalnya, usulan hanya mencakup satu program studi, yakni Teknik Sipil. Namun, hasil diskusi berkembang dengan adanya tambahan rencana program studi Teknik Lingkungan dan Teknik Mesin.
“Kami berharap Tabalong ke depan bisa menjadi sentra pengembangan Fakultas Teknik ULM di wilayah utara Kalimantan Selatan,” ujarnya.
ULM menargetkan pengajuan (submit) pendirian PSDKU dapat dilakukan pada tahun 2026, dengan proses visitasi oleh kementerian direncanakan pada awal 2027.
“Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, izin operasional diharapkan terbit sebelum periode penerimaan mahasiswa baru pada pertengahan 2027,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, sinergi antara Pemkab Tabalong dan ULM diharapkan mampu membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas serta mendorong peningkatan kualitas SDM lokal, terutama di bidang teknik yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah.yan/rds

