Mata Banua Online
Kamis, April 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

TMMD Ke-128 Bangun Momentum Kolaborasi Lintas Sektor

by Mata Banua
22 April 2026
in Banjarmasin
0
WALIKOTA H M Yamin dan Dandim 1007/Banjarmasin Kolonel Czi Slamet Riyadi saat mengikuti apel pembukaan TMMD di Banjarmasin.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama TNI menegaskan arah pembangunan yang tidak hanya berpusat di kota, tetapi juga menjangkau kebutuhan riil masyarakat. Hal itu terlihat dalam pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 oleh Muhammad Yamin HR, Rabu (22/4) pagi di halaman Balai Kota.

Dalam pernyataannya, Yamin tegas mengatakan, “TMMD ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi bagaimana kita menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.”

Berita Lainnya

Perempuan Didorong Terus Berkarya

Perempuan Didorong Terus Berkarya

22 April 2026
PAM Banjarmasin Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Untuk Peningkatan Infrastruktur

PAM Banjarmasin Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Untuk Peningkatan Infrastruktur

22 April 2026

Program yang digelar oleh Kodim 1007/Banjarmasin ini berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan sasaran fisik dan non fisik. Kegiatan ini menjadi jawaban atas persoalan klasik yakni masih adanya wilayah yang membutuhkan percepatan pembangunan dan penguatan ketahanan sosial. “Kita ingin pembangunan ini tepat sasaran, bukan hanya selesai secara proyek, tapi dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya lugas.

Di sisi lain, Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Czi Slamet Riyadi menjelaskan bahwa program ini telah diawali dengan pra-TMMD sejak 9 April lalu. “Pelaksanaan inti dimulai 22 April sampai 21 Mei. Sekitar 60 personel kami turunkan, dan kami tidak bisa bekerja sendiri. Kunci keberhasilan ada pada kolaborasi lintas sektor, termasuk masyarakat,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, sinergi dengan kepolisian serta keterlibatan warga menjadi kekuatan utama agar program ini berjalan efektif dan tepat sasaran.

Namun, di balik potensi besar program ini, terdapat tantangan yang tidak bisa diabaikan. Koordinasi antarinstansi, partisipasi aktif masyarakat, hingga konsistensi pelaksanaan di lapangan menjadi faktor penentu keberhasilan. Jika sinergi terbangun kuat, TMMD berpeluang menjadi model percepatan pembangunan berbasis kolaborasi. Di sini pemerintah mencoba mengambil peran sebagai penggerak, bukan sekadar fasilitator.

Uniknya lagi, pendekatan humanis juga terlihat dalam kegiatan pendukung seperti pasar murah yang digelar di lokasi acara. Wali Kota bahkan secara langsung mengarahkan agar ibu hamil mendapat prioritas antrean. Langkah ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat.

Dengan melibatkan berbagai pihak TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat TMMD ke-128 menjadi momentum strategis untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat hubungan negara dengan rakyat. ril/via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper