Mata Banua Online
Minggu, April 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pansus II Perkuat Kualitas Rekomendasi LKPj 2025

by Mata Banua
19 April 2026
in DPRD Kalsel, Indonesiana
0
Wakil Ketua Pansus II, H Suripno Sumas, SH, MH selaku pimpinan rombongan melakukan kunjungan komparasi ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat menerima kenang-kenangan dari DIY, disela kunjungan (Foto;mb/ist)

YOGYAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Panitia Khusus (Pansus) II menaruh perhatian serius pada peningkatan kualitas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, khususnya dalam aspek ekonomi dan keuangan agar lebih adaptif dan berdampak nyata.

Upaya tersebut dilakukan melalui pendalaman materi yang menitikberatkan pada efektivitas sistem pelaporan sehingga dokumen LKPj tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi benar-benar mampu mencerminkan capaian kinerja pemerintah daerah secara objektif.

Berita Lainnya

Dewi Menumbuhkan Kembali Jiwa Kartini

Dewi Menumbuhkan Kembali Jiwa Kartini

19 April 2026
Pansus III Pastikan Laporan Administratif Sesuai Realisasi

Pansus III Pastikan Laporan Administratif Sesuai Realisasi

19 April 2026

Dipimpin Wakil Ketua Pansus II, H Suripno Sumas, SH, MH, rombongan melakukan kunjungan komparasi ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai bagian dari upaya memperluas referensi dan membangun standar pelaporan yang lebih berkualitas.

“Kunjungan ini intinya ingin menyamakan persepsi dalam hal pelaporan pertanggungjawaban. Selama ini prosesnya cenderung berulang sehingga kami ingin mempelajari bagaimana penyusunan LKPj di daerah lain agar laporan dihasilkan lebih berbobot, fungsional, dan mampu menjadi alat pengawasan yang efektif,” jelasnya, di Yogyakarta, Kamis (16/4).

Menurut Suripno, pembaruan dalam sistem pelaporan menjadi hal penting agar rekomendasi yang dihasilkan tidak berhenti pada dokumen, melainkan dapat ditindaklanjuti dan menjadi tolok ukur dalam mengevaluasi program pembangunan di tahun berikutnya.

Pendekatan ini juga diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan DPRD terhadap kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam sektor ekonomi dan keuangan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.

Kunjungan tersebut diterima Kabag Persidangan Setwan DIY, Tri Suyutiyanto yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan DIY sebagai tujuan komparasi, sekaligus menilai forum diskusi yang berlangsung memberikan manfaat timbal balik bagi kedua pihak.

“Terima kasih atas kepercayaan menjadikan DIY sebagai tujuan komparasi. Kami juga merasa mendapatkan banyak pembelajaran dari diskusi ini, karena terjadi pertukaran informasi yang sangat konstruktif dan membuka wawasan baru,” ungkapnya. rds/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper