
BANJARBARU – Tablig akbar dan Shalat Hajat dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) ke-27 Kota Banjarbaru di Masjid Agung Al Munawwarah Banjarbaru, dipadati jemaah, Kamis (16/4) malam.
Ribuan jamaah yang datang dari berbagai penjuru Kota Banjarbaru dan sekitarnya mengikuti acara yang menghadirkan dai muda nasional Hanan Attaki, dan imam qari internasional, Syekh Asal Al Banjari.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa alaby, Wakil Wali Kota, Wartono serta Sekretaris Daerah (Sekdako) Sirajoni, bersama jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru dan semua lapsan masyarakat Kota Idaman.
Rangkaian acara dimulai pelaksanaan Shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan Shalat Hajat, pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an hingga Shalat Isya berjemaah yang diimami oleh Syekh Asal Al Banjari.
Lantunan ayat suci Alquran yang menggema di dalam masjid menghadirkan suasana khidmat, sekaligus menjadi refleksi spiritual bagi seluruh jemaah yang hadir.
Mewakili Walikota Banjarbaru, Sekretaris Daerah (Sekdako), Sirajoni menegaskan, tabligh akbar dan Shalat Hajat ini bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan bentuk wujud syukur dan memberi warna pada peringatan hari jadi.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu langkah Pemerinah Kota Banjarbaru dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang kuat, beriman dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Banjarbaru Elok, Maju, Adil dan Sejahtera (EMAS), khususnya pada aspek majuyang tidak hanya dimaknai dari pembangunan fisik kota, melainkan juga pembangunan karakter dan kualitas manusianya.
“Kemajuan sebua daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastrukturnya, tetapi juga dari kualitas moral dan akhlak masyarakatnya,” kata Sirajoni.
Ia pun berharap, kegiatan tablig akbar ini mampu memperkuat keimanan masyarakat Banjarbaru, sekaligus menjadi momentum intrspeksi diri, agar nilai-nilai kebaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga segala harapan dan cita-cita kita daam menyongsong Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala,” ucapnya.
Puncak acara berlangsug saat tausiah disampaikan oleh Hanan Attaki, dai muda yang dikenal luas dengan gaya dakwahnya yang dekat dengan generasi milenial hingga dijuluki ustadz gaul.
Dalam ceramahnya, ia mengajak jemaah untuk menjadi generasi Muslim yang berilmu, berakhlak dan berkuaitas dalam beragama serta bijak dalam menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital.
Dengan gaya penyampaian yang santai namun menyentuh, ia mengingatkan bahwa kekuatan umat tidak hanya terletak pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pada akhlak dan kemampuan menjaga diri dari dampak negatif dunia digital.
Tablig akbar malam itu pun menjadi momentum spiritual yang mempererat uhuwah, sekaligus meneguhkan semangat masyarakat Banjarbaru untuk menyongsong usia kota yang ke-27 dengan iman, harapan dan optimise menuju masa depan yang lebih baik. ril/dio

