Mata Banua Online
Jumat, April 17, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kalsel Ekspor Produk Ikan Segar

by Mata Banua
16 April 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
EKSPOR IKAN SEGAR – Peluang ekspor ikan segar semakin mudah dengan adanya penerbangan internasional Kalsel ke Malaysia, selanjutnya diekspor lagi ke tujuan lain seperti Singapore, Jepang. Ekspor produk perikanan Kalsel Februari 2026 lalu mencapai 244.056 ton dengan nilai 1.605.116 dolar AS, tujuan ekspor terbanyak ke Tiongkok dan Jepang.(foto:mb/ant)

BANJARBARU – Provinsi Kalimantan Selatan dalam bulan Februari 2026 melakukan ekspor produk perikanan ke sejumlah negara dengan nilai 1.605.116 Dolar AS.

“Kita juga telah mengekspor ikan segar ke sejumlah negara di Asia, dampak terbukanya penerbangan internasional Banjarmasin-Malaysia,” kata Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, H Ahmad Bagiawan, di Banjarbaru, Kamis (16/4).

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Kembali Turun

Harga Emas Antam Kembali Turun

16 April 2026
Beras 5 Kg Tak Sesuai Takaran

Bea Cukai Batasi Barang Bawaan Haji Furoda

16 April 2026

Menurut H Gia (sapaan akrabnya) peluang ekspor ikan segar semakin terbuka luas dengan adanya penerbangan internasional dari Kalsel ke Malaysia, selanjutnya diekspor lagi ke tujuan lain seperti Singapore, Jepang.

Untuk nilai ekspor ikan segar seperti cumi, kepiting, belut dan udang selama Februari 2026 mencapai 1 juta dolar AS.

“Kita berharap ekspor ikan segar dari Kalsel semakin meningkat dimasa mendatang, karena ekspor lebih ketika menggunakan pesawat,” katanya.

Ekspor produk perikanan Februari 2026 mencapai 244.056 ton dengan nilai 1.605.116 dolar AS, tujuan ekspor terbanyak ke Tiongkok sekitar 99.364 ton dengan nilai 621.602 dolar AS dan Jepang 72.692 ton senilai 624.117 dolar AS.

Ketika ditanya komoditi ekspor Kalsel selama bulan Februari 2026, H Gia menyebutkan ada enam produk ekspor Kalsel ke sejumlah negara, tetapi saat ini masih didominiasi sektor tambang batubara mencapai 638.558.669 dolar AS.

H Gia menyebutkan untuk produk tambang batubara di ekspor terbesar ke China mencapai 12 juta ton dengan nilai ekspor sekitar 286.997.488 dolar AS, disusul India sekitar 1,9 juta ton dan Korea Selatan 1,2 juta ton.

Selain itu, komoditi prodok kelapa sawit berupa CPO mncapai 108.154.903 dolar AS dan ekspor terbesar Kalsel ke Tiongkok sekitar 31.115.554 ton dengan nilai 46.471.620 dolar AS, disusul Malaysia sekitar 25.016.270 ton dengan nilai 26.117.472 dolar AS.

Kemudian, produk karet alam sekitar 7.557.821 dolar AS dengan tujuan ekspor Tiongkok mencapai 1.552.320 ton dengan nilai 2.815.142 dolar AS, disusul Jepang sekitar 1.160.366 ton dengan nilai 2.229.975 dolar AS.

Produk kayu sekitar 13.189.773 dolar AS dengan tujuan ekspor utama Korea Selatan sebanyak 5.981.389 ton, disusul Jepang 4.584.884 ton dan Taiwan 2.059.358 ton, produk rotan sekitar 79.737 dolar AS dengan tujuan Jepang dan Denmark. ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper