
BANJARMASIN – Seorang suporter pria diamankan prsonel Polresta Banjarmasin yang tertangkap basah membawa Senjata Tajam (Sajam) Belati tanpa dilengkapi surat izin kepemilikan.
Pria ini berinisial MR, tak bisa berkilah di parkiran motor selesai menonton laga Barito Putera vs PSS Sleman di Stadion 17 Mei Banjarmasin, pada Sabtu (11/4) malam.
Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul RK Siregar, melalui Kasi Humas, Ipda Adi Harry Sucahyo menjelaskan saat itu ada terjadi keributan di area parkir tempat saudara MF menaruh sepeda motornya.
“Semula ada keributan petugas kita datang untuk membubarkan dan melakukan tindakan Kepolisian,” jelasnya di Banjarmasin, Kamis (16/4).
Kemudian, anggota kepolisian yang berjaga pengamanan pertandingan melakukan pemeriksaan, semua pria yang yang ada di area parkir di periksa badan. Begitu giliran MR ia nampak gugup, digeledah ditemukan senjata tajam belati.
“Belati itu diselipkan di pinggang sebelah kanan dan ia pun tak berkutik,” beber Kasi Humas.
Dari keterangan MR kepenyidik, ia menyimpan belati miliknya tersebut di semak-semak sekitar area parkir kendaraan. Belati tidak dibawa masuk ke dalam stadion.
“Apes selesai nonton sporter ini mengambil belati, bertepatan ada kerinutan kecil polisi membubarkan MR malah terlihat gugup,” terang Kasi Humas.
Pemilik belati MR keseriannya berbisnis jual beli senjaya tajam di media sosial. Sajam dibeli secara COD (Cash on Delivery) dari seseorang di Muara Kelayan Banjarmasin.
MR ini suporer aktif Bratma pada tahun 2015. Namun sekarang tidak menjadi suporter aktif lagi. Hanya menjadi suporter biasa.
“MR kini sudah mendekam di sel Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Banjarmasin dalam proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.
Kasi Humas Polresta Banjarmasin mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat ataupun para pencinta sepak bola mania selalu jaga ketertiban saat menyaksikan atau jadi suporter tim yang berlaga.
“Kita selalu mengingatkan masyarakat selalu menjaga ketertiban, tidak membawa barang terlarang. Baik saat di dalam stadion mau pun di luar,” pungkas Kasi Humas. sam/ani

