Mata Banua Online
Sabtu, April 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Masih Belum Jelas Harga Plastik Bisa Turun

by Mata Banua
14 April 2026
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso berharap harga plastik bisa turun pada April ini seiring upaya Indonesia mencari alternatif sumber im­por bahan baku biji plastik, nafta, selain Timur Te­ng­ah.

Budi mengatakan selama ini pa­sok­an nafta banyak berasal dari Timur Te­ng­ah. Namun, pengiriman terganggu aki­bat perang Iran melawan AS dan Is­rael.

Berita Lainnya

Kalsel Ekspor Produk Ikan Segar

Kalsel Ekspor Produk Ikan Segar

16 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Turun

Harga Emas Antam Kembali Turun

16 April 2026

Karenanya, pemerintah mencari sum­ber impor baru dari India, Ame­ri­ka Serikat, dan Afrika.

“Mudah-mudahan (harga plastik bi­sa turun bulan ini),” ujar Budi di kan­tor Kementerian Koordinator Bidang Pe­re­konomian, Jakarta Pusat.

Ia menjelaskan impor dari ketiga wi­layah tersebut saat ini masih dalam pro­ses. Pemerintah masih menunggu ke­tersediaan stok dari negara asal se­belum pengiriman dilakukan.

Selain itu, proses pengapalan juga di­perkirakan lebih lambat karena perang di Timur Tengah. Dengan demikian, im­por bahan baku baru belum te­re­a­li­sa­si dan produsen plastik dalam negeri ma­sih harus mengandalkan stok yang se­ka­rang mereka miliki.

Budi menambahkan pemerintah juga terus mencari sumber alternatif lain s­e­lain tiga wilayah tersebut melalui per­wakilan perdagangan di berbagai ne­gara.

Ia mengakui Indonesia juga harus ber­saing dengan negara produsen plas­tik lain seperti Taiwan, Korea Selatan, Thai­land, Vietnam, dan Singapura da­lam mendapatkan pasokan nafta. “Kita te­rus mencari (dari) negara lain yang bi­sa mensuplai untuk bahan baku biji plas­tik,” ujar Budi.

Ditemui di tempat sama, Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Mi­numan Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman menyebut kenaikan harga plastik menjadi sesuatu yang rumit, khususnya bagi pelaku industri ma­kan­an dan minuman.

Pelaku industri telah menerima l­a­por­an dari pemasok plastik bahwa ba­han baku mereka mulai menipis. Kon­di­si ini membuat pelaku usaha kesulitan da­lam penyediaan kemasan karena dari pemasok sudah mematok harga yang tinggi.

“Dari beberapa pemasok ada yang bi­lang, terakhir bulan Mei atau Juni su­dah habis (stok punya mereka). Ini ya­ng harus dicarikan solusinya,” ujar Adhi.

Ia menyebut kenaikan harga plastik ber­variasi, mulai dari sekitar 30 persen hi­gga 60 persen, bahkan ada yang men­capai 100 persen. Berdasarkan laporan ang­gota GAPMMI, biaya kemasan plas­tik untuk produk makanan beku ham­pir melonjak 100 persen.

Di sisi lain, pelaku industri ma­kan­an dan minuman tidak dapat me­nai­k­kan harga produk setinggi kenaikan biaya kemasan tersebut. Pasalnya, jika ke­masan plastik menyumbang sekitar 25 persen dari harga produk, maka ke­na­ikan harga jual akan menjadi sangat ti­­nggi. Kenaikan harga yang terlalu be­sar berpotensi membuat produk sulit ter­jual.

Meski demikian, ia menyebut se­bagian pelaku usaha makanan dan mi­nu­man sudah ada yang mulai me­la­ku­kan penyesuaian harga akibat kenaikan biaya plastik. Ia menerima laporan bah­wa harga sejumlah komoditas seperti beras da minyak goreng mulai me­ni­ng­kat karena menggunakan kemasan plas­tik. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper