BANJARMASIN – Hingga saat ini konflik perang di Timur Tengah terus memanas. Kondisi ini pelan tapi pasti sudah mempengaruhi ekonomi dan politik negara-negara di dunia.
Dalam situasi ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin meminta warga agar tidak panic buying atau sengaja membeli ketersediaan bahan pokok yang berlebihan dengan tujuan menyetok semabko lebih banyak.
Menurutnya, jika itu terjadi maka terjadilah permintaan tinggi terhadap kebutuhan di tengah masyarakat. Hal ini juga terjadinya permainan harga dari oknum pedagang nakal.
“Di situasi seperti sekarang ini orang-orang khawatir hingga membeli banyak kebutuhan pokok. Makanya kita imbau dan mengubah mindset masyarakat untuk tidak panic buying karena khawatirnya ada yang memanfaatkan hingga bermain,” ucap Plt Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Noorsyahdi, belum lama tadi
Noorsyahdi memastikan, ketersediaan hingga stok bahan pokok saat ini aman terkendali. Terlebih, isu kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak benar sehingga tidak berdampak pada harga bahan pokok.
Selain itu, dalam menjaga stabilitas harga jika ada permainan dari pedagang, pihaknya sudah menyiapkan solusi dengan mengadakan pasar murah dengan harga jual subsidi.
“Kita ada kegiatan pasar murah dalam menstabilkan harga dan terus dilaksanakan,” ujarnya
Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan pokok di tengah masyarakat, pihaknya bersama leading sektor yakni Perumda Pasar Baiman dan Bulog sudah siap-siap dan mengantisipasinya.
Selain itu, pihaknya terus melakukan pengawasan terutama pada pedagang besar atau distributor guna mengantisipasi terjadinya penimbuhan hingga menyebabkan kenaikan harga.
“Kalau ada laporan masyarakat bahwa ada penimbuhan seperti beras, gula, bawang tentu itu akan ditindaklanjuti kami bersama Tim Pangan dari Polresta,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kepada pedagang agar tidak bermain hingga menimbun kebutuhan pokok demi keuntungan pribadi di tengah situasi seperti saat ini.
“Kami imbau kepada pedagang untuk tidak bermain harga,” tegasnya. via

