
RANTAU,- Ditandai dengan penyerahan piala bergilir kepada ketua LPTQ. Bupati Tapin H Yamani secara resmi membuka pelaksanaan musabaqoh tilawatil qur’an (MTQ) nasional ke 37 tingkat kabupaten Tapin, bertempat di Lapangan Sepak Bola Salam Babaris. Sabtu malam (28/03/26).
Acara pembukaan dihadiri Sekretaris LPTQ Provinsi Kalsel H Ahmad Sawiti SAg, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika SH SIK MIK, Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani, Sekda Tapin H Unda Absori, perwakilan Forkopimda, Ketua Komisi 1 H Rustan Nawawi, anggota DPRD H Taufik, Wahyu Nugroho Ranoro, H Misran, kepala kantor kementerian agama Tapin, Ketua MUI KH M Iqbal LC KH Ahmad Ridhani, para Camat, kepala kantor urusan agama ((KUA) kecamatan se kabupaten Tapin serta alain ulama, habaib dan para dewan hakim dan para peserta MTQ.
Turut hadir para staf ahli Bupati, asisten, kepala OPD, Forkopimcan Salam Babaris, Direktur RSUD Datu Sanggul, tenaga ahli dan staf khusus bupati, Direktur PDAM, ketua Baznas serta ketua Ormas kebudayaan dan kepemudaan di kabupaten Tapin.
Seperti yang diutarakan Bupati Tapin H Yamani dalam sambutannya, pelaksanaan MTQ ini bukan sekedar ajang perlombaan membaca Alquran tetapi merupakan momentum yang sangat penting dalam upaya kita membumikan Alquran di tengah kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan ini kami berharap nilai-nilai Alquran tidak hanya dibaca dan dilantunkan, dengan indah tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, MTQ juga diharapkan menjadi sarana untuk menumbuhkan generasi Qurani yaitu generasi yang beriman berakhlak mulia serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, oleh karena itu kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini baik panitia dewan hakim maupun para pembina dan peserta hadirin sekalian.
“Kami berharap melalui MTQ ke-37 ini akan lahir qori dan Qoriah, hafiz dan Hafizah terbaik di kabupaten Tapin yang nantinya akan mewakili daerah kita pada ajang yang lebih tinggi baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” paparnya.
Kepada para peserta H Yamani berpesan agar mengikuti MTQ ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportifitas serta menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan kita terhadap Alquran. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama tetapi bagaimana kita dapat mengambil hikmah dan memperbaiki kualitas diri.{[her/mb03]}

