
JAKARTA – Dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung program prioritas Pemerintah Republik Indonesia, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melalui anak perusahaannya PT OTS Internasional (OTSI) menginisiasi pembangunan fasilitas pengolahan gas alam cair skala kecil atau Mini LNG Plant di Bojonegoro, Jawa Timur.
Proyek strategis ini dijalankan melalui unit usaha OTSI, yakni PT Hutama Metana Perkasa ini menjadi bukti konkret komitmen grup dalam menyediakan solusi energi yang lebih bersih, efisien, dan mendukung ketersediaan pasokan gas alam cair (LNG) untuk kebutuhan domestik.
Pembangunan fasilitas ini direncanakan berdiri di atas lahan seluas 1,6 hektar dengan kapasitas 5 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day). Mini LNG Plant ini rencananya akan mendukung pasokan di Jawa Barat hingga Jawa Timur.
Direktur Utama HUMI Grup Ari Askhara mengatakan, inisiasi Mini LNG Plant ini lebih dari sekedar ekspansi bisnis, namun merupakan bukti nyata komitmen dalam mendukung kemandirian energi nasional.
“Dengan mengoptimalkan potensi lokal di Bojonegoro dan menggandeng mitra berpengalaman, kami optimis dapat menghadirkan solusi energi yang lebih terjangkau dan berkelanjutan dibandingkan bahan bakar minyak,” ujarnya, Senin (16/3).
Ia menjelaskan, dalam menjalankan proyek ini PT Hutama Metana Perkasa menjalin kolaborasi strategis dengan mitra teknologi global, yakni China CAMC Engineering Co Ltd. Kerja sama ini mencakup penerapan teknologi terkini dalam pengolahan gas alam menjadi bentuk cair secara efisien dalam skala menengah (mini plant).
Proses pembangunan fisik hingga tahap operasional diperkirakan akan memakan waktu antara 12 hingga 15 bulan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperpendek rantai pasok energi bagi industri dan kebutuhan energi lainnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
“Inisiasi ini juga merupakan langkah nyata HUMI Grup melalui OTSI dalam menyelaraskan strategi bisnis dengan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia,” katanya.
Sementara, Direktur PT OTSI Taufik menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang mendukung inisiatif ini.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergitas grup yang telah mengupayakan implementasi dari inisiatif ini. Kami juga menyambut baik kolaborasi yang terjalin dengan mitra internasional kami. Semoga mini LNG Plant ini dapat berkontribusi pada kemajuan perusahaan serta mendukung program pemerintah,” ucapnya.
Menandai dimulainya pembangunan mini LNG Plant, diadakan prosesi peletakan batu pertama (Groundbreaking) pada Kamis (12/3) lalu di Bojonegoro, yang dihadiri para pejabat di lingkungan Humpuss Grup serta perwakilan dari mitra PGN dan Camcee. rls

