JAKARTA – Harga sejumlah kebutuhan pokok kompak naik menjelang libur panjang hari raya Idulfitri 2026. Tercatat, cabai dan bawang menjadi komoditas dengan kenaikan harga paling tinggi.
Melansir Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), Senin (16/3) harga cabai rawit kini dipatok Rp78.350 per kilogram (kg). Angka ini naik signifikan dari pekan sebelumnya.
Selanjutnya, cabai merah kini dibanderol Rp52.600 per kg. Angka itu naik dibanding pekan sebelumnya yang seharga Rp43.800 per kg. Hrga bawang juga mengalami kenaikan cukup tinggi.
Perinciannya, harga bawang merah naik dari Rp43.400 menjadi Rp52.350 per kg. Lalu, bawang putih kini dibanderol Rp45.500 per kg. Harga tersebut naik dibandingkan pekan sebelumnya yang senilai Rp40.100 per kg.
Kenaikan harga juga terjadi untuk komoditas daging dan telur ayam. Tercatat, harga daging sapi naik dari Rp141.650 menjadi Rp147.200 per kg.
Berikutnya, harga daging ayam kini dipatok Rp42.550 per kg. Angka ini naik dibandingkan pekan sebelumnya, yakni Rp41.300 per kg. Sementara, harga telur ayam kini dipatok Rp35.150 per kg. Harga tersebut naik dibanding pekan lalu yang senilai Rp32.700 per kg. Tak ketinggalan, harga rata-rata beras juga naik.
Tercatat, beras kini dibanderol Rp16.200 per kg, naik dari pekan lalu yang seharga Rp15.800 per kg. Kemudian, harga minyak goreng juga naik. Kini harga komoditas itu dipatok Rp22.000 per kg, naik dari sebelumnya yang seharga Rp21.350 per kg. Senada, harga gula pasir juga naik dari Rp19.150 menjadi Rp19.450 per kg.
Sementara itu Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeklaim harga komoditas bahan pokok seperti cabai, daging ayam, hingga Minyakita terpantau stabil menjelang momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan pihaknya secara rutin melakukan pengecekan harga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan meninjau langsung di 550 titik pasar. “Banyak yang harganya masih stabil, seperti ayam ya, kemudian bawang merah, cabai, Minyakita juga relatif stabil. Jadi kita terus akan melakukan pemantauan harga sampai Lebaran,” kata Budi.
Secara terperinci, Budi menyampaikan bahwa harga daging ayam dibanderol Rp40.000 per kilogram atau sesuai dengan harga acuan penjualan (HAP) Rp40.000 di tingkat konsumen.
Untuk daging sapi, harganya bervariasi tergantung jenis yang dijual, yakni di rentang Rp140.000-Rp150.000 per kilogram. Meski demikian, Budi menyebut harga daging sapi masih sesuai dengan HAP Rp140.000 per kilogram. “Ada [daging sapi] yang Rp140.000 per kilogram, ada yang juga Rp150.000 per kilogram, jadi sebenarnya HAP-nya Rp140.000 per kilogram itu. Tapi ada yang Rp150.000 per kilogram, artinya masih sesuai dengan harga acuan penjualan tertinggi,” jelasnya.
Sedangkan harga Minyakita dijual di level Rp15.700 per liter atau sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Budi juga mengeklaim harga rata-rata Minyakita di nasional berangsur turun dari sebelumnya sempat di level Rp16.800 per liter kini menjadi Rp15.800 per liter. bisn/mb06

