
BANJARMASIN – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK menemui massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel di Gedung Paripurna Rumah Banjar, Jumat (13/3) siang.
Tampak massa dari BEM se-Kalsel secara bergantian mereka menyampaikan orasi di hadapan Ketua DPRD Kalsel yang didampingi anggota lainnya, yakni Habib Hamid Bahasyim dan Ahmad Sarwani. Sementara Kapolda Kalsel beserta jajaran turut melakukan pengamanan jalannya aksi.
Setelah berdialog di halaman Kantor DPRD Kalsel, perwakilan mahasiswa kemudian dipersilakan masuk ke gedung paripurna untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pimpinan DPRD Kalsel.
Pada kesempatan itu, perwakilan mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah, di antaranya meminta kapolri melakukan evaluasi terhadap sistem penegakan hukum di Indonesia, serta mendorong penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional sebagai lembaga pengawas eksternal terhadap institusi kepolisian.
Selain itu, massa aksi juga menyoroti persoalan perizinan nelayan di wilayah Kotabaru yang dinilai masih berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat pesisir dalam menjalankan aktivitas melaut. Mereka meminta adanya evaluasi terhadap regulasi yang ada agar lebih memudahkan nelayan.
Para mahasiswa juga meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal, serta memberantas praktik mafia tanah dan pencemaran lingkungan yang dinilai merugikan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kalsel Supian HK mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa. Menurutnya, apa yang disampaikan mahasiswa sejalan dengan perhatian para wakil rakyat terhadap berbagai persoalan di daerah.
“Gayung bersambut, kami di DPRD Kalsel juga memiliki perhatian terhadap persoalan tersebut. Kami akan mempertimbangkan pembentukan pansus atau satgas khusus untuk menindaklanjuti persoalan mafia tanah dan pertambangan ilegal,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ketua dewan juga menerima serta menandatangani seluruh tuntutan yang disampaikan mahasiswa, dan menyatakan aspirasi tersebut nantinya akan disampaikan melalui dialog kepada DPR RI di Senayan sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dari daerah. rds

