Mata Banua Online
Jumat, Maret 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

TPPS Banjar Koordinasi Tematik Stunting

by Mata Banua
12 Maret 2026
in Martapura
0
WAKIL Bupati Banjar yang juga Ketua TPPS Kabupaten Banjar Habib Idrus Al Habsyi memberikan arahan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026.(foto:mb/ist)

MARTAPURA – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026.

Rakor yang diadakan di Aula BKPSDM Martapura, dibuka Wakil Bupati Banjar yang juga Ketua TPPS Kabupaten Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Kamis (12/3) pagi.

Berita Lainnya

Pasar Murah Ramadan Jaga Daya Beli Masyarakat

Pasar Murah Ramadan Jaga Daya Beli Masyarakat

12 Maret 2026
Bupati Saidi Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi

Bupati Saidi Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi

11 Maret 2026

Habib Idrus Al Habsyi mengatakan, kegiatan ini bertujuan menciptakan perencanaan yang terarah, terpadu, dan berdampak nyata dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui sinergi lintas sektor.

“Mengingat prevalensi stunting Kabupaten Banjar sebesar 32,3 persen pada 2024, tentu hal ini wajib menjadi perhatian kita bersama, terutama yang tergabung dalam TPPS,” ujar Habib Idrus.

Menurutnya, forum Pra Musrenbang Tematik Stunting menjadi wadah untuk mengevaluasi data serta capaian program penurunan stunting di Kabupaten Banjar. Selain itu, forum tersebut juga bertujuan merumuskan solusi dan inovasi program yang lebih efektif dan terintegrasi, dengan melibatkan berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, pangan hingga sosial.

Habib Idrus menjelaskan, kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan koordinasi, sinergi, dan kolaborasi lintas sektor antara organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa dan kelurahan, lembaga masyarakat, akademisi, dunia usaha, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Selain itu untuk menyusun rencana aksi konvergensi yang konkret dan terukur pada 2026 serta perencanaan 2027 dan seterusnya, dengan target yang jelas dan dapat dicapai,” katanya.

Ia menambahkan, forum tersebut juga membahas sinkronisasi program dan anggaran, serta pemanfaatan dan keterisian data pada Aplikasi Bina Bangda, sebagai platform digital yang mendukung aksi konvergensi pencegahan, percepatan, dan penurunan stunting.

Habib Idrus berharap, melalui forum ini seluruh pihak dapat berdiskusi, berbagi pengalaman terbaik, serta menyepakati langkah-langkah strategis yang mampu menyentuh akar persoalan stunting, hingga ke tingkat desa dan kecamatan di Kabupaten Banjar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar Nashrullah Shadiq, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Erny Wahdini, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Noripansyah, perwakilan camat, kepala puskesmas, koordinator KB, serta SKPD yang tergabung dalam TPPS Kabupaten Banjar. ril/dio

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper