
BANJARBARU – Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) siap melayani sebanyak 184.772 pemudik yang diprediksi menggunakan angkutan udara melintasi Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada momen libur lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Menurut perhitungan yang dilakukan kenaikan diprediksi meningkat 3 persen pada jumlah penumpang dari 179.651 penumpang tahun lalu menjadi 184.772 penumpang tahun ini,” kata General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana saat memimpin apel gelar pasukan Posko Terpadu Angkutan Udara Periode Lebaran di Exhibition Hall Terminal Kedatangan, Kamis.
Sementara aktivitas pesawat memiliki kemungkinan peningkatan sebanyak 4 persen dari 1.429 penerbangan menjadi 1.486 penerbangan.
Adapun puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026 dengan 12.806 penumpang.
Sementara arus balik terjadi pada tanggal 28 Maret 2026 dengan 12.716 penumpang.
Millyas mengatakan posko digelar selama 18 hari mulai 13 hingga 30 Maret 2026 yang menjadi wadah kolaborasi antara InJourney Airports dengan para stakeholder seperti TNI, Polri, Basarnas, Maskapai, BMKG, Perum LPPNPI (Airnav), dan pihak terkait lainnya.
Dia menyebut periode mudik lebaran merupakan puncak lonjakan penumpang yang terjadi di bandar udara. Hal ini menjadi perhatian khusus pengelola bandar udara untuk memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkesan di tengah peningkatan aktivitas penerbangan.
“Untuk itu kami menyelenggarakan Posko Terpadu Angkutan Udara pada periode lebaran yang beroperasi selama jam operasional bandara, yaitu pukul 06.00 hingga 23.00 Wita,” jelasnya.
Millyas mengaku sangat antusias menjadi bagian dari kebahagiaan para pengguna jasa berkumpul dengan keluarga di mudik lebaran tahun ini.
“Dengan sepenuh hati kami siap melayani para pengguna jasa dengan berbagai kesiapan fasilitas maupun personel bandar udara yang telah disiapkan dengan optimal,” tambahnya. ant

