Mata Banua Online
Minggu, April 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Marquez Kena Mental usai Dapat Penalti di MotoGP Thailand

by Mata Banua
12 Maret 2026
in Olahraga
0
Marc Marquez bakal mikir-mikir untuk menyalip usai kenal penalti di Thailand.(foto:mb/web)

Jakarta – Pembalap Ducati Marc Marquez kena mental dengan bakal berpikir ulang untuk menyalip setelah mendapat penalti di MotoGP Thailand 2026.

Balapan berikutnya bakal berlangsung di MotoGP Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, akhir pekan ini.

Berita Lainnya

Indonesia Kalah dari Bulgaria di FIFA Series

Indonesia Kalah dari Bulgaria di FIFA Series

31 Maret 2026
Timnas Spanyol Favorit Juara Piala Dunia

Timnas Spanyol Favorit Juara Piala Dunia

31 Maret 2026

Seri tersebut bisa jadi bakal berbeda bagi Marquez dibandingkan sebelumnya. Pasalnya, Marquez tidak ingin terlalu gegabah dalam melakukan manuver.

Penalti turun satu posisi yang didapat dalam sprint race MotoGP Thailand 2026 membuat Marquez sedikit kapok. Penalti itu diterima Marquez karena manuver di tikungan terakhir sebelum last lap.

Imbasnya, Marquez gagal menang sprint race MotoGP Thailand dan harus puas jadi runner up. Insiden itu rupanya cukup membekas bagi The Baby Alien.

“Sekali lagi: ini tentang menandai batas dan menerapkan batas yang sama untuk semua tindakan. Saya sadar itu adalah aksi yang sangat di batas. Saya tidak ingin melakukan kontak, saya hanya masuk,” kata Marquez dikutip dari Motosan.

“Itulah batas baru dan, seperti yang sudah saya katakan, para pembalap harus menyesuaikan diri. Mari kita lihat apa yang terjadi di Moto3: sebelumnya banyak sanksi, sekarang lebih sedikit. Mungkin sekarang kita akan berpikir dua kali sebelum menyalip, hanya untuk menghindari sanksi,” ucap Marquez menambahkan.

Juara bertahan MotoGP itu mengungkapkan batasan tersebut berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Marquez mengatakan, pada musim lalu, yang dilakukannya dalam sprint race MotoGP Thailand tidak mendapatkan sanksi. Tetapi hal itu berbeda dengan musim ini.

“Setiap musim ada garis merah yang ditetapkan oleh steward balapan, dan di GP pertama ini mereka sedikit menurunkan itu,” tutur Marquez.

Pembalap kelahiran Cervera itu mengaku akan belajar dari pengalaman di Thailand untuk MotoGP Brasil 2026. Terlebih lagi, lintasan Ayrton Senna terkenal sebagai sirkuit dengan trek sempit sehingga menyulitkan pembalap melakukan manuver sembarangan.

“Setiap sepersepuluh detik sangat berarti, jadi kami akan mencoba melangkah maju dalam beberapa balapan berikutnya dan melihat, saya sudah melihat sedikit, siapa rivalnya.”

“(Marco) Bezzecchi akan sangat kuat sepanjang musim, dan (Pedro) Acosta terlihat seperti sedang balapan dengan sangat baik, jangan lupakan Alex [Marquez] dan Pecco [Bagnaia], yang akan sangat cepat,” ujar Marquez. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper