Mata Banua Online
Jumat, Maret 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemkab Kotabaru Survei Ketersedian Bapokting

by matabanua
11 Maret 2026
in Kotabaru
0
WABUP Kotabaru Syairi Mukhlis saat melakukan survei harga bapokting di Pasar Kemakmuran, Selasa (10/3).

KOTABARU – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melakukan survei harga bahan pokok penting (bapokting) ke sejumlah distributor pedagang di Pasar Kemakmuran, Selasa (10/3).

Survei tersebut di pimpin Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis SSos bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya dinas koperasi, perindustrian dan perdagangan, dinas ketahanan pangan dan pertanian, inspektorat, dan tim pengendalian inflansi daerah.

Berita Lainnya

Pemkab Hadiri Buka Puasa Bersama Prajurit Yonif TP 884/Sa-ijaan

Pemkab Hadiri Buka Puasa Bersama Prajurit Yonif TP 884/Sa-ijaan

12 Maret 2026
Pemkab Kotabaru Pastikan Stok Bapokting Aman

Pemkab Kotabaru Pastikan Stok Bapokting Aman

11 Maret 2026

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga, pasokan, serta permintaan pasar tetap terkendali di pertengahan ramadhan hingga jelang lebaran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis menyampaikan, survei ini merupakan bagian dari langkah pengawasan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersedian bahan pokok penting H-10 jelang lebaran.

“Setelah kita lakukan survei lapangan, kondisi terutama stok bahan-bahan pokok kita H-10 di bulan ramadhan ini dinyatakan aman,” ucapnya.

Dalam survei tersebut, wakil juga berdialog dengan para pedagang untuk memastikan harga jual, dan dilakukan pula pengecekan terhadap ketersedianan stok dan kualitas bahan pangan yang dipasarkan kepada masyarakat.

“Ada beberapa bahan pokok yang mengalami sedikit kenaikan tapi tidak terlalu melambung tinggi, seperti beras ada kenaikan per kilonya dari Rp 1.000 hingga Rp 2.000 dari beberapa jenis beras, termasuk telur yang mengalami kenaikan ada Rp 1.000 per kilonya,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga pokok, di antaranya ketidakseimbangan pasokan dan permintaan serta gangguan distribusi.

“Ada beberapa penyebab tentunya, karena permintaan yang juga tinggi sementara stok yang kadang pengirimannya terlambat datang ke Kotabaru, dan disebabkan beberapa transport. Inilah yang menjadi pemicu kenaikan kondisi barang-barang bahan pokok tersebut,” jelasnya.

Ia Wabup Syairi menambahkan, pemerintah daerah juga mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan pokok dengan menggelar pasar murah untuk masyarakat, yang sudah beberapa kali digelar bekerja sama dengan dinas terkait, bulog, perbankan, serta pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).

“Pemerintah daerah juga melakukan beberapa kegiatan dalam rangka menstabilitaskan harga bahan pokok penting yang ada di Kabupaten Kotabaru melalui operasi pasar atau pasar murah,” katanya.

Melalui survei ini, lanjut dia, Pemkab Kotabaru akan terus memantau dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok penting jelang idul fitri, dan ingin memastikan masyarakat dapat menyambut hari kemenangan dengan tenang tanpa dibebani lonjakan harga kebutuhan pokok. nia

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper