Mata Banua Online
Rabu, Maret 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

THR Belum Cukup Dongkrak Daya Beli

by Mata Banua
10 Maret 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
MACU DAYA BELI – Kemendag berharap skema diskon yang digelar Ramadhan dan jelang Idul Fitri 2026 dapat mendorong daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian di daerah. Pemerintah bersama asosiasi distributor se-Indonesia menghadirkan sejumlah program potongan harga di ritel modern. Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri saat meninjau skema diskon di ritel modern di Batam, Kepri, Selasa.(foto;mb/ant)

JAKARTA – Tunjangan hari raya (THR) ya­ng biasanya menjadi penopang konsumsi mas­yarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri ta­hun ini diperkirakan tidak sepenuhnya mam­pu mendorong daya beli. Tekanan in­flasi yang datang dari berbagai sisi dinilai mem­buat tambahan pendapatan itu lebih ban­yak digunakan untuk menahan kenaikan harga.

Peneliti Pusat Makroekonomi dan Ke­u­angan INDEF, Abdul Manap Pulungan, me­ngatakan momentum Lebaran memang se­lalu meningkatkan aktivitas ekonomi me­la­lui belanja masyarakat, mudik, dan per­pu­taran uang dari THR. Namun, situasi ta­hun ini berbeda karena ekonomi domestik ju­ga menghadapi tekanan global.

Berita Lainnya

Harga Cabai Rawit Tembus Hingga Rp120 Ribu per Kg

Harga Cabai Rawit Tembus Hingga Rp120 Ribu per Kg

10 Maret 2026
BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

10 Maret 2026

“Dengan adanya Ramadhan dan Idul Fit­ri, biasanya konsumsi meningkat, te­ru­ta­ma dari THR dan aktivitas mudik. Tetapi tan­tangannya adalah inflasi yang juga ikut na­ik,” kata Abdul Manap dalam diskusi pub­lik INDEF..

Ia menjelaskan, tekanan inflasi datang da­ri sejumlah sumber sekaligus, mulai dari ke­na­ikan harga pangan, energi, hingga pe­le­mahan nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut mem­buat tambahan pendapatan masyarakat ti­dak sepenuhnya berubah menjadi pen­i­ng­katan konsumsi.

Menurut Abdul Manap, THR sering ka­li hanya menjadi bantalan agar daya beli mas­yarakat tidak jatuh lebih dalam akibat lon­jakan harga. “Tambahan pendapatan itu ser­ing kali hanya dipakai untuk menahan dam­pak inflasi, bukan benar-benar me­ni­ng­katkan konsumsi,” ujarnya.

Data inflasi Februari juga mennjukkan te­kanan harga mulai meningkat menjelang Ra­ma­dhan. Inflasi tahunan tercatat sekitar 4,76 persen dengan kenaikan signifikan pa­da komponen harga yang diatur pemerintah ser­ta bahan makanan.

Di sisi lain, kenaikan harga energi glo­bal juga berpotensi menambah tekanan in­fla­si. Ketegangan geopolitik di Timur Teng­ah memicu kekhawatiran pasar ter­hadap gangguan pasokan minyak dunia, ya­ng dapat berdampak pada biaya energi di dalam negeri.

Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah ter­hadap dolar AS juga memperbesar risiko in­flasi impor. Ketika rupiah melemah, harga ba­rang impor-termasuk bahan baku in­dus­tri-cenderung meningkat dan mendorong ke­naikan harga barang di pasar domestik.

Menurut Abdul Manap, kombinasi ber­bagai tekanan tersebut membuat daya beli mas­yarakat masih belum sepenuhnya pulih se­jak pandemi. Hal itu terlihat dari per­tum­buhan konsumsi yang masih tertahan ser­ta melambatnya pertumbuhan uang be­re­dar di masyarakat. “Artinya, masyarakat cen­derung lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya,” kata dia. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper