
RANTAU – Tim Penggerak (TP) PKK bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tapin melalui bidang linjamsos melaksanakan sosialisasi tentang gizi bersama Puskesmas Bakarangan pada Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), Senin (9/3).
Kegiatan P2K2 program keluarga harapan (PKH) ini di buka Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani yang sekaligus menyalurkan bantuan telur untuk anak terindikasi stunting.
Acara ini turut dihadiri Kadinsos Tapin H Syafrudin, plt kepala dinas PPKB, perwakilan kepala dinas kesehatan, Camat Bakarangan Rakhmatullah, Kabid Linjamsos Hj Isnaniah, kepala puskesmas, serta instansi terkait lainnya.
Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani mengatakan, dalam rangka pencegahan dan penanganan stunting, intervensi TP PKK kabupaten bersama Dinsos Tapin menerapkan inovasi Bagasing, yakni Bersama Cegah Anak dari Stunting melalui pemberian pemenuhan gizi berupa telur.
Ia berharap program ini bisa membantu nutrisi pemenuhan gizi pada anak dan menambah pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting.
“Hal ini juga merupakan upaya peningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dalam rangka pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Tapin menuju Zero Stunting,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Sosial Tapin H Syafrudin SIP menambahkan, total ada sebanyak 1.050 anak yang mendapat bantuan telur di Kabupaten Tapin. “Jika setiap anak mendapatkan 60 biji telur, total ada 63.000 telor yang kita sediakan,” katanya. her

