
MARTAPURA – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Banjar Habib Idrus Al Habsyi mengajak warga Kecamatan Pengaron untuk bersama-sama menjaga sarana dan prasarana.
“Menggunakan fasilitas publik dengan tanggung jawab dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan sebagai aset bersama,” ucapnya saat safari ramadhan di Masjid Al Muhajirin, Desa Maniapun RT 3, Kecamatan Pengaron, beberapa waktu lalu.
Habib Idrus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Banjar terus berupaya menghadirkan pembangunan yang merata baik berupa peningkatan jalan, jembatan, irigasi, fasilitas pendidikan, kesehatan, maupun penguatan ekonomi melalui ketahanan pangan dan pemberdayaan UMKM.
“Namun, keberhasilan pembangunan tidak hanya di ukur dari selesainya proyek, tetapi bagaimana masyarakat memanfaatkan serta merawat fasilitas tersebut,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik, lanjut dia, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap pembangunan nonfisik, khususnya Administrasi Kependudukan (Adminduk). “Adminduk menjadi pintu utama bagi warga memperoleh berbagai layanan publik,” ucap Habib Idrus.
Menurutnya, data yang lengkap dan akurat sangat menentukan ketepatan penyaluran bantuan, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan berbagai program pemerintah lainnya.
Pada kesempatan itu, berbagai penyerahan bantuan dilakukan, antara lain bantuan keuangan bersifat khusus kepada desa dalam rangka pembangunan atau perbaikan sarana prasarana rumah ibadah sebesar Rp 50 juta, dan wakaf Alquran terjemah bahasa Banjar.
Kemudian, bantuan hibah bidang keagamaan kepada Yayasan Miftahul Athfal Tali’in sebesar Rp 150 juta, Yayasan Al Khairiyah Pengaron sebesar Rp 200 juta, dan Yayasan Miftahus Shibyan Kelurahan Bawah Kecamatan Pengaron sebesar Rp 200 juta.
Selanjutnya, Yayasan Salafiyah Raudhatul Ulum Rp 100 juta, dan Yayasan Miftahus Shibyan Balimau Bawah Kecamatan Pengaron sebesar Rp 100 juta.
Selain itu, juga diserahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat, bantuan logistik pascabencana banjir untuk masyarakat terdampak, serta penyerahan wakaf satu set mukena dari TP PKK Kabupaten Banjar. ril/dio

