Mata Banua Online
Jumat, Februari 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kawasan RK Ilir Akan Dijadikan Wisata Kuliner

by Mata Banua
26 Februari 2026
in Banjarmasin
0
Ibnu Sabil, Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin. (foto;mb/ist)

BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin melirik Siring RK Ilir untuk dijadikan objek wisata kuliner pinggir sungai.

Hal itu diungkapkan Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, setelah melihat potensi alam RK Ilir di pinggir sungai Martapura. “Kawasan itu memiliki potensi besar jika dikembangkan menjadi wisata kuliner pinggir sungai,” kata Ibnu Sabil belum lama tadi.

Berita Lainnya

PAM Bandarmasih Gelar Serambi Surau di Banyiur Luar

PAM Bandarmasih Gelar Serambi Surau di Banyiur Luar

26 Februari 2026
DPRD Kalsel Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan 2027

DPRD Kalsel Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan 2027

26 Februari 2026

Menurutnya, selain potensi alam yang unik, lokasi strategis itu juga sangat mendukung dengan telah adanya pelabuhan ikan dan lapangan tenis.

“Ini bisa menambah spot wisata di Banjarmasin seperti yang diinginkan Walikota HM Yamin,” katanya.

Dikatakannya, jika diperhatikan lokasi siring RK Ilir ini mirip dengan Muara Angke di Jakarta. Meski tidak terlalu besar. “Jadi wisata kuliner ditawarkan bisa memilih ikan segar dan bisa dimasak langsung,” ujar Ibnu.

Ia optimis dijadikannya objek wisata kuliner di kawasan Siring RK Ilir itu nantinya bisa menarik wisatawan ataupun pengunjung biasa untuk datang.

Apalagi letaknya berdekatan dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah yang tentunya pasti akan ramai.

“Jadi keluarga pasien bisa santai di sana menikmati hidangan. Tentunya ini mempermudah mereka mencari makan juga,” tuturnya.

Pengembangan wisata di sana, lanjutnya, menyusul telah dipindahnya tongkang eks rumah makan. Tentunya ini akan menambah daya tarik nantinya.

Dia pun mulai mempersiapkan lokasi tersebut, terutama dari TPS setempat. “Kami minta DLH, pihak terkait dan tentunya masyarakat setempat untuk merapikan TPS yang ada agar jangan sampai sampah menumpuk, karena pengunjung pasti merasa tidak nyaman. Kami harapkan program surung sintak berjalan,” jelasnya.

Pengembangan objek wisata ini nantinya menggaet perusahaan melalui dana bantuan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami usulkan melalui CSR dan Pokdaris (Kelompok Sadar Wisata) yang akan membuat proposal yang nantinya bertanggung jawab untuk pengelolaannya juga, agar bisa dimulai tahun 2026 ini,” tutupnya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper