
BANJARBARU – Kemajuan sejumlah desa di Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Berbagai inovasi berbasis potensi lokal seperti pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), digitalisasi pelayanan desa, hingga optimalisasi sektor pertanian, perikanan dan pariwisata berbasis kearifan lokal, menjadi indikator meningkatnya kemandirian desa.
Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Ilham Noor dalam paparannya dalam Forum Perangkat Daerah terkait penyusunan Renja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang digelar di Hotel Roditha Banjarbaru, Rabu (25/02) pagi, mengatakan bahwa desa memiliki posisi strategis dalam membangun kekuatan ekonomi nasional dari akar.
Menuru Ilham, kemandirian desa bukan hanya tentang pengelolaan anggaran, tetapi juga bagaimana desa mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Desa harus kita dorong menjadi subjek pembangunan, bukan hanya objek dan ketika desa mandiri secara ekonomi, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan secara otomatis akan memperkuat struktur ekonomi daerah maupun nasional,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, legislatif dan perangkat desa dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran dan perencanaan yang matang, menjadi kunci dalam menciptakan desa yang inovatif dan produktif.
“Kita ingin desa-desa di Provinsi Kalsel mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru dan dengan perencanaan yang terarah dan dukungan semua pihak, desa bisa menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja, dan mengurangi ketimpangan ekonomi,” pungkas Sekretaris Komisi I tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel, Irwan Ristianto menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah kebijakan yang berorientasi pada kemandirian desa.
Iwan menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memperkuat program pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan ekonomi masyarakat desa.
“Kami ingin memastikan setiap desa memiliki perencanaan yang jelas dan terarah sehingga mampu mengembangkan potensi unggulan masing-masing,” pungkasnya. rds/ani

