
BANJARMASIN – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan terutama untuk menjalankan ibadah puasa, Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin mrngajak warga untuk aktifkan kembali Pos Kamling di wilayah masing-masing.
Hal ini disebabkan terjadinya peristiwa teror bom molotov yang menyerang dua rumah di lokasi berbeda.
Yamin sangat menyayangkan adanya peristiwa tersebut terlebih saat ini merupakan bulan Ramadhan yang semestinya difokuskan pada ibadah.
Menurutnya, teror bom molotov itu sudah masuk dalam tindakan kriminal karena cukup membahayakan.
“Sangat prihatin dengan adanya aksi teror itu. Apalagi terjadi saat masyarakat menjalankan ibadah Ramadhan. Masyarakat harus lebih waspada terhadap adanya aksi teror baru-baru ini,” kata Yamin, Rabu (25/2).
Menurutnya dengan mengaktifkan lagi Pos Kamling sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap teror tersebut.
“Kami imbau masyarakat mengaktifkan Pos Kamling dan ronda malam lagi di wilayah sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat di lingkungannya,” tuturnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus berkoordinasi dengan kepolisan untuk memperkuat pengamanan terutama di titik-titik rawan dalam menjaga ketentraman Kota Seribu Sungai di bulan Ramadhan ini.
Diketahui teror botol api tengah menghantui Kota Banjarmasin. Sebab telah terjadi pelemparan botol api ke atas genteng rumah warga. Hal itu membuat geger warga, karena menyasar dua rumah dengan lokasi yang berbeda di hari yang sama pada Minggu (22/2) malam.
Peristiwa pertama terjadi di Kompleks Herlina, Jalan Cemara Ujung, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara. Warga mendapati api kecil menyala di bagian atap rumah setelah waktu berbuka puasa sekitar pukul 19.00 Wita.
Tak lama berselang, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di kawasan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah yang sempat terekam CCTV warga sekitar.
Dari hasil penyelidikan, pelemparan botol kaca berisikan minyak yang terjadi di Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah itu ada indikasi masalah sakit hati.
Sementara, kedua kejadian ini sudah ditangani oleh Polsek setempat. via

