
BANJARMASIN – Baru sepekan Pasar wadai Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Siring Nol Km Banjarmasin sudah menampakkan pemandangan yang tak enak.
Banyak sampah bekas bungkus makanan berserakan yang dibuang atau diletakkan sembarangan oleh pengunjung serta pedagang setempat.
Hal ini menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, karena banyak pengunjung dan pedagang tidak memiliki kesadaran menjaga lingkungan, dengan membuang sampah pada tempatnya.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki, menyatakan petugas kebersihan rutin turun ke lapangan setiap malam setelah operasional pasar berakhir.
Dalam rolling setiap malam dalam sepekan ramadan, temuan sampah sisa aktivitas dagang dibiarkan berserakan dari lapak hingga jalan.
Padahal menurutnya, hal itu membuat pasar wadai kotor dan petugas kebersihan juga kesulitan melakukan pengambilan sampah setiap hari.
Ia mengharapkan para pedagang memiliki inisiatif mandiri untuk menyediakan wadah sampah, sehingga pasar wadai tetap bersih dan nyaman.”Kita masih melihat memang perlu pengunjung dan para penjual, terutama kaki lima, untuk menyimpuni (merapikan) sampahnya. Jangan dibiarkan berserakan, agar petugas kami juga gampang untuk mengangkutnya,” katanya.
Langkah ini dianggap krusial mengingat jalur Pasar Wadai tahun ini cukup panjang, diperkirakan mencapai hampir satu kilometer. via

