
RANTAU-Sebanyak 453 siswa di MAN 1 Tapin, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan skema menu kering selama Ramadhan 1447 Hijriah.
Kepala MAN 1 Tapin Muhamad Rifani mengatakan, penyaluran MBG selama Ramadhan dimulai pada Senin (22/2), setelah siswa menjalani libur awal puasa.
“Menu yang kami terima selama Ramadhan ini berupa menu kering, terdiri atas roti, telur rebus, buah apel dan susu UHT,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa.
Ia menjelaskan, selama dua hari pertama distribusi tidak terdapat perubahan signifikan pada komposisi menu.
“Pergantian hanya terjadi pada variasi rasa dan merek roti, sementara telur rebus, apel, dan susu UHT tetap sama,” ungkap Rifani.
Menurut Rifani, penyesuaian menu dari basah ke kering dilakukan agar makanan dapat dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa. Seluruh paket dikemas menggunakan plastik mika tanpa ompreng, berbeda dengan pola sebelum Ramadhan yang menyajikan menu basah.
“Selama Ramadhan tidak ada ompreng. Semua dikemas sehingga siswa bisa langsung membawa pulang untuk dimakan saat berbuka,” katanya.
Ia menambahkan, jadwal kedatangan distribusi MBG relatif pagi, yakni sekitar pukul 08.00 WITA pada hari pertama dan mendekati pukul 09.00 WITA pada hari berikutnya.
“Untuk pembagian kepada siswa dilakukan selepas shalat zuhur atau setelah kegiatan pembelajaran seperti pesantren kilat berakhir,” tambahnya.
Rifani menyebutkan, perubahan dari menu basah ke menu kering tidak memengaruhi antusiasme siswa.
“Alhamdulillah anak-anak terlihat senang. Karena bisa dibawa ke rumah dan dimakan saat berbuka puasa, jadi tidak ada masalah,” ucapnya menambahkan.
Saat ini tidak terdapat alokasi khusus MBG bagi guru, kata dia, namun jika ada siswa yang tidak hadir maka jatah MBG tersebut dialihkan kepada guru agar tidak terbuang.
“Dengan skema MBG menu kering, MAN 1 Tapin memastikan seluruh 453 siswa tetap memperoleh manfaat MBG selama Ramadhan tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa,” kata Rifani.{[an/mb03}}

