Mata Banua Online
Kamis, Februari 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Gusti Iskandar Minta Aparat Bertindak Tegas

Terkait Dugaan Aksi Pembakaran Lahan

by Mata Banua
25 Februari 2026
in DPRD Kalsel, Indonesiana
0
H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah meminta agar dampak kesehatan dan keamanan masyarakat lebih diperhatikan.

Hal itu ia sampaikan usai ada dugaan aksi pembakaran lahan di KM 171 Kabupaten Tanah Bumbu yang terjadi di suatu wilayah permukiman, sehingga memicu kekhawatiran serius terkait dampak kesehatan dan keamanan masyarakat.

Berita Lainnya

Baznas Tapin Salurkan Paket Ramadhan

Baznas Tapin Salurkan Paket Ramadhan

25 Februari 2026
Polisi Amankan 1 Kg Sabu di Kelua

Polisi Amankan 1 Kg Sabu di Kelua

25 Februari 2026

Gusti Iskandar menegaskan, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele dan harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum bersama instansi terkait.

Politisi Partai Golkar Kalsel ini menilai, jika benar terjadi pembakaran maka kawasan tersebut berpotensi menjadi lingkungan yang tidak sehat bagi warga, lantaran asap yang ditimbulkan dapat mencemari udara dan memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Ini jelas menjadi daerah yang kurang sehat bagi masyarakat. Harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum baik itu instansi terkait, dinas kesehatan, lingkungan hidup, kepolisian, maupun pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap kesehatan dan keamanan masyarakat,” ucapnya di sela Rapat Paripurna DPRD Kalsel, Rabu (25/2).

Ia menyebutkan, dampak pencemaran udara akibat pembakaran tidak hanya bersifat sementara, tetapi bisa memunculkan penyakit pernapasan dan gangguan kesehatan lain jika dibiarkan berlarut-larut.

“Kalau itu terjadi pembakaran tentu ada pencemaran udara. Dampaknya bisa memunculkan penyakit seperti ISPA dan gangguan kesehatan lainnya. Ini sangat mengganggu masyarakat,” katanya.

Ia pun meminta agar dilakukan identifikasi menyeluruh terkait penyebab kejadian tersebut. Penelusuran ini perlu untuk memastikan apakah kebakaran terjadi akibat faktor alam atau terdapat unsur kesengajaan.

Gusti Iskandar juga menyinggung pernyataan aparat kepolisian sebelumnya terkait adanya indikasi tindakan yang menakut-nakuti masyarakat menggunakan bom molotov.

Menurutnya, kemungkinan keterkaitan antara peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

“Apalagi terakhir kita mendengar ada indikasi tindakan menakut-nakuti masyarakat dengan bom molotov. Bisa saja ada kaitannya. Karena itu kami meminta aparat kepolisian segera melakukan tindakan tegas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait hasil penyelidikan maupun kepastian penyebab kebakaran tersebut. Warga berharap aparat dapat segera memberikan kepastian hukum dan menjamin rasa aman di lingkungan mereka. rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper