Mata Banua Online
Sabtu, April 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pengusaha Konveksi Mulai Kebanjiran Pesanan

by Mata Banua
19 Februari 2026
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Industri pakaian dalam negeri mulai men­da­patkan lonjakan permintaan menjelang momentum Hari Raya Lebaran 2026.

Pelaku usaha konveksi mencatat pe­ningkatan pesanan yang signifikan da­lam 2 bulan terakhir, seiring me­ni­ng­katnya kebutuhan masyarakat.

Berita Lainnya

Kalsel Ekspor Produk Ikan Segar

Kalsel Ekspor Produk Ikan Segar

16 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Turun

Harga Emas Antam Kembali Turun

16 April 2026

Ketua Ikatan Pengusaha Konveksi Ber­karya (IPKB) Nandi Herdiaman me­ng­atakan bahwa tren kenaikan pesanan ta­hun ini jauh lebih baik dibandingkan pe­riode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini dinilai menjadi sinyal po­si­tif bagi pelaku industri kecil dan me­ne­ngah yang sempat menghadapi te­kan­an sepanjang tahun sebelumnya. “U­n­tuk pesanan order di tahun ini lu­ma­yan ada kenaikan, dari mulai 2 bulan te­rakhir ada peningkatan kisaran 60% da­ri tahun lalu,” kata Nandi.

Tak hanya dari sisi produksi, geliat pa­sar juga mulai terlihat di sejumlah pu­sat perdagangan tekstil dan pakaian. Ak­tivitas belanja masyarakat di pasar tradisional dan sentra grosir me­nun­jukkan peningkatan, terutama menjelang pun­cak musim belanja Ramadan.

Beberapa lokasi seperti Tanah Abang di Jakarta dan Pasar Adir di Ban­dung disebut mengalami lonjakan jum­lah pengunjung. Peningkatan tra­fik pembeli ini memberi dorongan tam­bahan bagi pedagang ritel maupun pro­dusen konveksi. “Untuk di pasar of­fline sudah mulai kelihatan me­ng­ge­li­at, contohnya di Tanah Abang dan di Pasar Andir Bandung, pengunjung ada peningkatan kisaran 30%,” tu­tur­nya.

Meski demikian, pelaku usaha ma­sih menghadapi sejumlah tantangan, te­ru­tama di ranah pemasaran daring. Per­sa­ingan dengan produk impor murah di platform e-commerce serta ke­ter­ba­tas­an permodalan saat permintaan me­ni­ngkat menjadi hambatan yang perlu se­gera diatasi.

Pelaku industri berharap pe­me­rin­tah dapat menjaga stabilitas pasar, baik on­line maupun offline, setelah mo­men­tum Lebran agar pertumbuhan ini dapat ber­lanjut secara berkelanjutan. “Kami ber­harap setelah Lebaran pemerintah men­jaga market, baik di online atau di of­fline,” tutupnya.

Sebelumnya, IPKB juga me­ng­e­luh­kan regulasi perdagangan di platform e-commerce yang dinilai tidak adil. Pa­salnya, barang-barang impor dapat mu­dah dipasarkan dengan harga murah.

Nandi juga menilai, masifnya pro­duk impor yang dijual dengan harga mu­rah di e-commerce membuat IKM sulit untuk bersaing. “Sudah se­ha­rus­nya platform online sebagai tempat pen­jualan ini memiliki regulasi yang jelas un­tuk memastikan harga yang fair dan ti­dak jomplang,” kata Nandi.

Saat ini, regulasi terkait tata niaga im­por tekstil dan produk tekstil (TPT) te­lah diatur dari Kementerian Per­da­ga­ngan dan Kementerian Perindustrian. Na­mun, Nandi menilai masih banyak pr­o­duk impor yang dijual di e-com­merce dengan harga yang tidak masuk akal yang membuat IKM tidak dapat ber­saing dan akhirnya mengalami ke­rugian.

Tak hanya itu, menurut dia, pasar tra­disional juga perlu diperhatikan ka­rena banyak pasar offline yang tutup da­ sepi pengunjung karena pergeseran kon­sumen ke online. “Kami berharap ke­pada pemerintah untuk mengawasi e-commerce dan memastikan bahwa platform online memiliki regulasi yang je­las untuk melindungi IKM. Kami juga berharap agar pemerintah dapat mem­berikan dukungan kepada IKM un­tuk meningkatkan kemampuan dan daya sa­ing mereka,” tuturnya. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper