
BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan mengerahkan sebanyak 500 personel untuk mengamankan kelancaran haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannoor atau Guru Zuhdi di kawasan Kubah Abah Haji Kompleks Masjid Jami Sungai Jingah, Kota Banjarmasin pada Sabtu (14/2) mendatang.
“Jamaah yang hadir diperkirakan sekitar satu juta orang, makanya personel kami kerahkan cukup banyak mencapai 500 orang,” kata Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarmasin, Sabtu.
Yudha menyebut personel bakal disiagakan sejak H-1 untuk pengaturan kedatangan jamaah hingga kepulangan.
Kemudian arus lalu lintas dilakukan rekayasa oleh polantas agar mencegah kemacetan menuju lokasi haul.
Selain pengerahan personel, Polda Kalsel juga mengoperasikan Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) dan kendaraan mobile water treatment untuk membantu penyediaan konsumsi bagi jamaah.
Kapolda pun menyerahkan satu ekor sapi kepada pihak keluarga dan tim relawan yang melaksanakan haul untuk penyediaan makanan.
Kemudian satu ekor sapi lagi dari Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi sebagai bentuk dukungan Polri untuk kegiatan keagamaan di masyarakat.
Guru Zuhdi wafat pada usia 47 tahun pada Sabtu, 2 Mei 2020, bertepatan dengan 9 Ramadhan 1441 Hijriah saat dalam penanganan medis di Rumah Sakit Medistra Jakarta.
Masyarakat Kalimantan Selatan pun kehilangan sosok ulama besar yang dikenal santun dan menjadi suri teladan bagi jamaah yang sering menghadiri pengajian di berbagai tempat terutama di Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin. ant

