
RANTAU,- Dihadiri keluarga besar HM Zaini Mahdi (H Izai) dan HM Hatta (H Ciut) bersama para ulama, habaib dan jajaran pejabat dilingkungan Pemkab Tapin.
Ceramah agama Ustadz Abdus Somad menutup rangkaian perkawinan Putri Anisa Variza, SH Putri dari Bapak Drs. HM. Zaini Mahdi, B.Sc dan Ibu Hj. Iva Wiendri Sulvana dengan Mochamad Fahrezi Fadh, S.Sos Putra dari Bapak H. Asmawi Hambali dan Ibu Hj. Maspiyah Djawahir Minggu,
Jumat malam (30/01/26) Bertempat JI. Lingkar Binuang Kabupaten Tapin.
Turut hadir Bupati Tapin H Yamani, Wakil Bupati Tapin H Juanda, Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani, Ketua GOW Hj Elya Hartati.
Sementara itu beberapa pesan yang disampaikan Ustaz Abdul Somad, dalam ceramahnya diantaranya, mengingatkan bahwa pernikahan adalah takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah.
Sebelum segala sesuatu diciptakan, nama-nama pasangan yang menikah telah tertulis di lauhul mahfudz, papan takdir yang dijaga oleh para malaikat.
“Keyakinan ini memperkuat keimanan bahwa pernikahan adalah bagian dari rencana Allah yang sempurna,” ujarnya.
Ustaz Abdul Somad juga menjelaskan bahwa setiap pasangan suami istri memiliki perbedaan perihal kepribadian, latar belakang, dan minat. Namun, kebersamaan sejati di dalam sebuah hubungan terletak pada sikap saling menghormati dan memuliakan satu sama lain.
Melihat perbedaan sebagai kekayaan dan saling melengkapi merupakan sebuah kunci, untuk membangun ikatan yang kokoh serta harmonis dimana pernikahan juga momen ketika dua keluarga besar bergabung menjadi satu.
Dalam tausiyahnya Ustaz Abdul Somad mengajak pasangan untuk memahami pentingnya mempersatukan dua keluarga yang berasal dari latar belakang yang berbeda, seperti perbedaan adat istiadat, pendidikan, dan gaya hidup. Menghormati dan membaur dengan keluarga masing-masing merupakan bagian integral dari perjalanan pernikahan.
Ustaz Abdul Somad mengingatkan, bahwa pernikahan bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan fisik semata, tetapi juga tentang tanggung jawab yang besar.Pasangan yang menikah harus siap mengemban tanggung jawab dalam menjaga aurat satu sama lain, membaca dan mengajarkan Al-Qur’an, serta menjalankan ibadah dengan baik.
Tanggung jawab ini meliputi berbagai aspek kehidupan, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.
Ustaz Abdul Somad menekankan bahwa pernikahan bukan hanya tentang memuaskan keinginan pribadi, tetapi juga tentang melahirkan anak-anak yang saleh dan taat kepada agama. Menikah merupakan sebuah panggilan untuk menjadi orangtua yang bertanggung jawab dan mendidik generasi yang berakhlak mulia. Selain itu, generasi yang mencintai agama dan Rasulullah.
Sebagai pasangan yang menikah, pasangan juga diberikan amanah dan tanggung jawab untuk menjaga, mendidik, membesarkan anak-anak dengan kasih sayang dan keteladanan yang baik.
“Anak-anak adalah karunia dan amanah dari Allah. Tugas pasangan suami istri harus berusaha melindungi, membimbing, dan memberikan pendidikan yang baik kepada anak mereka,” ujarnya.{[her/mb03]}

