Mata Banua Online
Kamis, Januari 29, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Komisi I Bahas Persiapan Pilkada 2029

by Mata Banua
28 Januari 2026
in DPRD Kalsel
0

 

Komisi I DPRD Kalsel rapat koordinasi bersama mitranya KPU,Bawaslu dan Badan Kesbangpol Kalsel. (foto:mb/rds)

BANJARMASIN– Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh warga mendapatkan hak pilih pada Pemilu 2029.

Berita Lainnya

Mahendra Serap Aspirasi Warga Desa Sidomulyo

Mahendra Serap Aspirasi Warga Desa Sidomulyo

28 Januari 2026
Komisi I DPR RI Kunjungi Korem 101 / Antasari

Komisi I DPR RI Kunjungi Korem 101 / Antasari

28 Januari 2026

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi bersama mitranya yang digelar di Ruang Komisi I DPRD Kalsel, Banjarmasin, Rabu (28/1/26) pagi.

Rapat dipimpin Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Nor, S.T., dengan melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Ilham Nor mengatakan, rapat ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan Pemilu 2029 agar berjalan lebih tertib, inklusif, dan minim kendala teknis. Menurutnya, kunci utama kesuksesan pemilu adalah kolaborasi antarlembaga sejak jauh hari sebelum tahapan resmi dimulai.

Salah satu perhatian utama Komisi I DPRD Kalsel adalah akurasi data kependudukan. Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) diminta menyiapkan data penduduk yang mutakhir.

“Data ini sangat menentukan kualitas daftar pemilih. Kita ingin memastikan tidak ada warga Kalimantan Selatan yang kehilangan hak pilihnya hanya karena persoalan administrasi,” ujar Ilham Nor.

Selain data pemilih, rapat juga menyoroti kesiapan infrastruktur pendukung pemilu. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) diminta memetakan wilayah yang masih mengalami blank spot serta kondisi jaringan internet di 2.015 desa dan kelurahan di Kalsel menyikapi wacana e-voting yang mengemuka.

Ilham Nor menambahkan, meskipun pemerintah pusat telah meluncurkan program Internet Rakyat, Kalsel belum sepenuhnya terjangkau. Melalui data yang terpetakan dengan baik, DPRD Kalsel berharap dapat mendorong agar akses internet merata dapat segera terwujud, sehingga pelaksanaan Pemilu 2029 di Kalsel dapat berlangsung lebih lancar dan berkualitas.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper