
BANJARBARU – Bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera yang dihimpun dari warga Kota Banjarbaru termasuk pegawai pemerintah kota serta dukungan BUMN dan BUMD berhasil disalurkan ke Aceh.
Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby di Banjarbaru, Jumat, bersyukur dan mengapresiasi seluruh pihak yang berpartisipasi dalam penggalangan bantuan dan disalurkan berupa barang sesuai kebutuhan korban banjir.
“Alhamdulillah, bantuan untuk korban banjir Sumatra sudah didistribusikan dalam bentuk barang dengan total bantuan Rp860,3 juta hasil kontribusi masyarakat, pegawai Pemkot serta BUMN dan BUMD,” ujar Lisa.
Menurut Lisa, penyaluran bantuan dilakukan melalui jejaring Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) agar pendistribusian dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
“Bantuan ini merupakan amanah yang kami terima dan kini sudah disalurkan. Terima kasih kepada Wali Kota Banda Aceh dan jaringan APEKSI yang telah membantu menyalurkan bantuan dari Kota Banjarbaru,” ucap Lisa.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melalui pernyataan resmi di akun media sosial menyebut telah menjalankan amanah dari Kota Banjarbaru melalui APEKSI dengan memasilitasi distribusi bantuan ke wilayah yang membutuhkan.
“Setelah koordinasi langsung antara Walikota Banjarbaru dengan Dewan Pengurus dan Wakil Ketua APEKSI, kami di Kota Banda Aceh langsung menyalurkan bantuan ke sejumlah titik yang masih dalam proses pemulihan dan rehabilitasi,” ungkapnya.
Ditambahkan, bantuan dari Pemko Banjarbaru diserahkan dalam bentuk berbagai kebutuhan pokok, seperti pakaian, selimut, obat-obatan hingga perlengkapan mandi seperti ember, gayung dan barang lainnya.
“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat Banjarbaru dan pihak lain yang telah membantu karena setiap bantuan sangat berarti bagi mereka yang terdampak banjir. Semoga dapat meringankan beban warga selama masa pemulihan,” katanya. ant

