Mata Banua Online
Selasa, Januari 20, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Skema Ponzi Diduga Dilakukan Dana Syariah Indonesia

by Mata Banua
19 Januari 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
G:\2026\Januari\20 Januari 2026\7\7\foto.jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Perusahaan pin­jam­an online (pinjol) PT Dana Sya­riah Indonesia (DSI) te­rin­di­kasi melakukan kecurangan atau fraud.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan DSI me­la­kukan kecurangan dengan de­la­pan modus. Salah satunya, ske­ma ponzi alias menggunakan da­na penjaminan atau lender ya­ng belum dialokasikan untuk mem­bayar yang lain.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\20 Januari 2026\7\7\master 7.jpg

Jelang Ramadhan,Waspadai Harga Beras dan Gula

19 Januari 2026
G:\2026\Januari\20 Januari 2026\7\7\hal 7 - 2 klm (KIRI).jpg

Trio Motor Luncurkan All New Honda Vario 125

19 Januari 2026

Kepala Eksekutif Pengawas Lem­baga Pembiayaan, Pe­ru­sa­ha­an Modal Ventura, Lembaga Ke­uangan Mikro dan Lembaga Ja­sa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan sudah melaporkan DSI ke Bareskrim Pol­ri dan Istana Negara pada Ok­tober 2025, setelah pe­me­rik­sa­an langsung selesai dilakukan.

“Intinya memang kami me­lihat ada indikasi fraud. Oleh kar­ena itu di 15 Oktober kami me­laporkan ke Bareskrim ma­sa­lah ini,” katanya dalam Rapat Ko­misi III DPR RI.

Hal serupa juga ditemukan oleh Pusat Pelaporan dan Ana­li­sis Transaksi Keuangan (PPATK). Deputi Bidang Ana­li­sis dan Pemeriksaan PPATK Da­nang Tri Hartono mengatakan DSI menggunakan skema ponzi ber­kedok syariah dalam men­ja­lan­kan perusahaan.

Ad­vertisemnt

“Kalau dari skemanya yang ka­mi cermati ini adalah skema pon­zi berkedok syariah. Jadi saya tid­ak mengecilkan harapan dari pa­gu­yuban, kami telah me­ng­hen­tikan transaksi dari DSI,” ujar­nya.

Danang menjelaskan skema pon­zi terdeteksi setelah me­ne­lu­suri total dana masyarakat yang ber­hasil dikumpulkan PT DSI pa­da periode 2021-2025 men­ca­pai Rp7,478 triliun, di mana Rp6,2 triliun berhasil di­kem­ba­li­kan, dan sisanya Rp1,2 triliun belum dikembalikan dan ber­po­ten­si gagal bayar.

Dari total gagal bayar sekitar Rp1,2 triliun, sebesar Rp167 mi­liar digunakan untuk biaya ope­rasional. Lalu, sebesar Rp796 miliar disalurkan ke pi­hak ketiga yang merupakan pe­ru­sahaan terafiliasi pemilik dan Rp218 miliar dipindahkan ke pe­ro­rangan atau entitas terafiliasi la­innya. “Memang kalau dari alir­an dana yang menikmati ini ada­lah afiliasi-afiliasi dari pe­ru­sa­haan tersebut,” ujarnya.

Lantas apa itu skema ponzi ya­ng digunakan DSI?

Me­lansir berbagai sumber, ske­ma ponzi adalah modus investasi pal­su di mana keuntungan yang di­berikan kepada investor lama di­ba­yar menggunakan uang dari in­vestor baru, bukan dari ke­u­n­tu­ngan hasil usaha yang nyata.

Skema ini dicetuskan per­ta­ma kali oleh Charles Ponzi, pria asal Italia yang melakukan pe­ni­puan investasi di Amerika Se­ri­kat (AS) pada 1920.

Ia mengumpulkan investor de­ngan menjanjikan keuntungan 50 persen dalam 45 hari. Na­mun, keuntungan yang dib­a­yar­kan kepada para investor terebut bu­kanlah laba dari usaha yang di­jalankan, melainkan dana dari in­vestor baru.

Pada skema ponzi, ke­untu­ngan hanya akan dirasakan pada pe­serta yang ikut di awal dan di te­ngah saja. Sedangkan peserta ya­ng baru saja mendaftar cen­derung akan menanggung ke­ru­gian.

Apabila semua peserta s­u­dah mencapai level tertinggi dan tid­ak ada lagi anggota baru yang da­pat direkrut, maka dengan sen­dirinya bisnis tersebut akan runtuh. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper