Mata Banua Online
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

PUPR Banjarbaru Pasang Alat Pemantau Banjir

by Mata Banua
19 Januari 2026
in Banjarmasin
0
G:\2026\Januari\20 Januari 2026\5\csw.jpg
PETUGAS Dinas PUPR Kota Banjarbaru melakukan pemasaran alat telemetri untuk memantau ketinggian muka air sungai di Banjarbaru, Kamis (15/1). (Foto:mb/ant/dinas pupr bjb)

BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru memasang alat telemetri untuk memantau ketinggian muka air sungai secara seketika sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Banjarbaru Muhammad Deny Pramuji di Banjarbaru, Kamis, mengatakan pemasangan alat telemetri telah dilakukan sejak akhir 2025, sedangkan saat ini masih dalam tahap uji coba operasional.

Berita Lainnya

PAM Bandarmasih Sebarkan 50 Paket Sembako

PAM Bandarmasih Sebarkan 50 Paket Sembako

5 Maret 2026
Walikota Imbau Masyarakat Bayar Zakat Melalui Baznas

Walikota Imbau Masyarakat Bayar Zakat Melalui Baznas

5 Maret 2026

Dia menjelaskan alat telemetri tersebut berfungsi mengukur ketinggian air sungai dan dilengkapi dengan penakar curah hujan sehingga kondisi sungai dapat dipantau secara aktual.

“Telemetri ini berfungsi untuk mengukur ketinggian air sungai, sekaligus dilengkapi dengan penakar curah hujan. Jadi kita bisa langsung mengetahui kondisi sungai secara aktual,” ujarnya.

Deny menilai kinerja alat telemetri sejauh ini menunjukkan hasil yang cukup baik. Data awal yang dihasilkan telah dimanfaatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru sebagai bahan pemantauan dan analisis.

“Datanya sudah ada dan kemarin juga sudah dipakai BPBD. Sementara ini kami anggap hasilnya cukup bagus,” katanya.

Dia menjelaskan sistem pemantauan yang diterapkan tidak menggunakan alarm peringatan, melainkan memanfaatkan teknologi komunikasi digital.

Bukan itu saja, untuk informasi ketinggian air disampaikan melalui sistem broadcast WhatsApp kepada pihak terkait serta ditampilkan melalui laman resmi agar dapat diakses masyarakat.

“Kalau kami bukan pakai alarm, tapi melalui broadcast WA dan juga bisa dilihat lewat website. Jadi datanya masuk ke internet,” katanya.

Saat ini, alat telemetri telah terpasang di tiga titik strategis, yakni kawasan Kemuning, Tonhar, serta Sungai Kuranji di wilayah Cempaka.

Deny berharap, ke depan sistem telemetri tersebut dapat terintegrasi penuh dengan BPBD Banjarbaru, sehingga informasi ketinggian air sungai dapat dimanfaatkan secara optimal untuk langkah mitigasi bencana. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper