Mata Banua Online
Minggu, Maret 15, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

UPTD Puskesmas Tanah Habang Perkuat Jejaring Peduli Kesehatan Ibu dan Anak

by Mata Banua
19 Januari 2026
in Balangan
0

 

INOVASI-UPTD Puskesmas Tanah Habang saat menjalankan program inovasi Jeli KIA (Jejaring Peduli Kesehatan Ibu dan Anak). (foto:mb/ist)

PARINGIN-UPTD Puskesmas Tanah Habang terus berinovasi, dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui program Jeli KIA (Jejaring Peduli Kesehatan Ibu dan Anak).

Berita Lainnya

Pemko Palangka Raya Jajaki Kerja Sama Pasokan Pangan dengan Balangan

Pemko Palangka Raya Jajaki Kerja Sama Pasokan Pangan dengan Balangan

15 Maret 2026
Disperindag Pantau Harga Bapokting di Pasar Modern Adaro

Disperindag Pantau Harga Bapokting di Pasar Modern Adaro

12 Maret 2026

Inovasi ini menjadi salah satu upaya strategis dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di wilayah kerja Puskesmas Tanah Habang.

Jeli KIA merupakan jejaring kolaboratif yang melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, aparat desa, tkoh masyarakat, serta keluarga ibu hamil dan balita.

Melalui jejaring ini, pemantauan kesehatan ibu hamil, ibu nifas, bayi, dan balita dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Kepala UPTD Puskesmas Tanah Habang, Gusti Rahmiati, Kamis (15/1/2026) menyampaikan, bahwa inovasi Jeli KIA hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama keterlambatan deteksi risiko kehamilan dan rujukan kasus kegawatdaruratan.

Dengan adanya Jeli KIA, komunikasi antar jejaring menjadi lebih efektif sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Melalui Jeli KIA, setiap ibu hamil berisiko dapat terpantau secara rutin, baik oleh tenaga kesehatan maupun kader di lapangan. Jika ditemukan tanda bahaya, maka tindak lanjut dapat segera dilakukan,” ujarnya.

Program Jeli KIA juga memanfaatkan media komunikasi seperti grup WhatsApp dan pencatatan sederhana berbasis komunitas untuk memastikan informasi kesehatan tersampaikan dengan cepat.

Selain itu, kegiatan edukasi kesehatan, pendampingan ibu hamil, serta penguatan peran keluarga menjadi bagian penting dari inovasi ini.

“Sejak diterapkannya inovasi Jeli KIA, UPTD Puskesmas Tanah Habang mencatat peningkatan cakupan pemantauan ibu hamil, kepatuhan kunjungan antenatal care (ANC), serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak,” ungkapnya.

Ia berharap, inovasi Jeli KIA dapat terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan ibu dan anak yang sehat, selamat, dan sejahtera.(rel/mb03}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper