
RANTAU,- Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir Rob yang terjadi di Kabupaten Tapin namun warga tetap diminta berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang tergenang banjir.
Hal itu disampaikan kepala BPBD Tapin M Noor MAP saat meninjau lokasi banjir, bersama Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati H Juanda serta perwakilan Forkopimda dan pimpinan SOPD dan perwakilan instansi terkait lainnya.
Seperti yang diungkapkan Kepala BPBD Tapin M Noor, resiko terjatuh saat melintasi banjir bisa membahayakan, karena kita tidak tau jika ada lobang – lobang besar pada jalan yang tergenang air dan tidak terlihat mata.
“Karena itu tetap berhati – hati melintasi ruas jalan saat sedang terjadi banjir,” Ujarnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan di lapangan, banjir menggenangi banyak rumah warga dan turut merendam dua sekolah akibat luapan air. Satu sekolah di Kelurahan Raya Belanti kecamatan Binuang dan satu sekolah di Kecamatan Candi Laras Selatan.
Sebagai bentuk perhatiannya kepada warga terdampak banjir. Bupati dan Wakil Bupati Tapin beserta rombongan menyusuri sejumlah titik banjir untuk melihat secara langsung kondisi rumah-rumah warga yang terendam.
Berangkat dari jam 10 pagi hingga jam 10 malam, hampir 16 jam bupati Tapin dan rombongan mengunjungi lokasi – lokasi, untuk memastikan kondisi masyarakat dengan berdialog langsung dengan masyarakat disana.
Dalam dialog singkat bersama masyarakat, Bupati Tapin H. Yamani mendengarkan berbagai keluhan serta permintaan warga terkait penanganan bencana banjir yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan perhatian dan penanganan terbaik bagi masyarakat terdampak.
Selain itu, Bupati Tapin juga menghimbau kepada jajaran pelayanan kesehatan agar memberikan pelayanan maksimal kepada warga yang terdampak banjir. Ia menekankan bahwa masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, seperti penyakit kulit dan penyakit lainnya, dapat memperoleh pelayanan secara gratis di Puskesmas.
“Apabila ada warga yang memerlukan penanganan lebih lanjut dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Datu Sanggul, kami siap memfasilitasinya,” tegas Bupati Tapin.
“Melalui peninjauan dan penyerahan bantuan untuk korban banjir, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat penanganan dampak banjir di beberapa titik di kabupaten Tapin,” tambahnya.{[her/mb03]}

