
MARTAPURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar menggelar bakti kesehatan masal gratis untuk melayani warga terdampak banjir, Sabtu (3/1).
Kegiatan menyasar tiga desa rawan banjir di dua kecamatan, yakni Desa Pemakuan dan Tajau Landung Kecamatan Sungai Tabuk, serta Desa Tunggul Irang Ulu Kecamatan Martapura.
Tim Dinkes Banjar bersama personil PSC 119 dipimpin M Kholdani memberikan pelayanan, meliputi pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis serta pembagian obat salep kulit.
Selain itu, ratusan balita dan ibu hamil menerima biskuit tinggi protein sebagai upaya pencegahan stunting.
Koordinator Tim PSC 119 M Kholdani mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi penanganan banjir Pemkab Banjar.
“Kami melakukan skrining dini penyakit tidak menular yang kerap meningkat pasca bencana,” ujarnya.
Lebih dari 500 warga tercatat telah mendapatkan layanan, dengan puluhan kasus hipertensi dan gangguan kulit. Warga sendiri menyambut antusias kegiatan tersebut.
“Rumah kebanjiran, kulit gatal-gatal. Untung dinkes datang cepat setelah banjir surut, tekanan darah saya dicek dan dikasih salep,” ujar Siti (35), warga Pemakuan.
Bakti kesehatan ini sejalan dengan program prioritas Pemkab Banjar dalam implementasi UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 dan Rencana Penanganan Bencana 2026.
Dinkes Banjar berencana melanjutkan kegiatan serupa di kecamatan lain terdampak banjir, dengan melibatkan posyandu desa untuk pemantauan berkelanjutan. ril/dio

