Mata Banua Online
Senin, Januari 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemkab Banjar Perkuat Inovasi Daerah

by Mata Banua
14 Desember 2025
in Martapura
0
D:\2025\Desember 2025\15 Desember 2025\5\hal 5\Sekda Banjar H Yudi Andrea memberikan sambutan saat membuka Launching.jpg
SEKDA Banjar H Yudi Andrea memberikan sambutan saat membuka Launching INTAN BANJAR (Inovasi Tangguh dan Andalan Kabupaten Banjar) tahun 2025.(foto:mb/ist)

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, yang menempatkan inovasi sebagai instrumen strategis peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui peningkatan kualitas layanan publik, pemberdayaan masyarakat serta penguatan daya saing daerah.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\19 Januari 2026\5\Hal 5\Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi Sekda Banjar H Yudi Andrea menyerahkan.jpg

Sejumlah Sekolah di Kabupaten Banjar Raih Adiwiyata

18 Januari 2026
G:\2026\Januari\19 Januari 2026\5\Hal 5\Sekda Banjar H Yudi Andrea memberikan sambutan saat membuka Rapat.jpg

DKISP Banjar Data Ulang Wilayah Blank Spot

18 Januari 2026

Hal ini disampaikan Bupati Banjar H Saidi Mansyur melalui Sekretaris Daerah H Yudi Andrea, saat membuka Launching INTAN BANJAR (Inovasi Tangguh dan Andalan Kabupaten Banjar) tahun 2025, di Ballroom Sky Convention Center William Tandiono Kecamatan Gambut, Kamis (11/12).

Yudi Andrea mengatakan, Pemkab Banjar telah menjalin kemitraan strategis dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, melalui nota kesepakatan kerja sama.

“Kerja sama ini difokuskan pada penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam kajian kebijakan, pengembangan kompetensi, dan inovasi,” ujarnya.

Ia menegaskan perlunya komitmen penuh seluruh kepala perangkat daerah, untuk menghasilkan minimal satu inovasi setiap tahun. Inovasi tersebut, nantinya dilaporkan dan dikurasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang).

“Inovasi bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan harus menjadi budaya kerja bersama. Mari tinggalkan pola pikir rutin dan aman, beralih kepada pola pikir kreatif dan solutif,” ucapnya.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar Nasrullah Shadiq menjelaskan, inovasi yang diikutsertakan dalam launching kali ini, merupakan inovasi yang telah melalui tahapan Laboratorium Inovasi: Drum Up, Diagnose, dan Design, yang dilaksanakan pada Mei lalu.

Inovasi hasil Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2024/2025, juga menjadi bagian dari program ini.

“Total inovasi yang mengikuti kegiatan launching ini berjumlah 54, terdiri dari 32 inovasi perangkat daerah, 4 inovasi kecamatan, 7 inovasi puskesmas, dan 10 inovasi dari masyarakat,” ujarnya.

Nasrullah mengharapkan, inovasi yang dihasilkan dapat mendongkrak posisi Kabupaten Banjar, dalam penilaian Innovative Government Award (IGA) Kemendagri.

Jika masuk kategori daerah sangat inovatif, Kabupaten Banjar berpeluang memperoleh dana insentif daerah.

Direktur Advokasi dan Pengembangan Kinerja Kebijakan LAN RI Seno Hartono, turut memberikan apresiasi atas konsistensi Pemkab Banjar, dalam menjalankan Laboratorium Inovasi hingga tahap launching.

Ia menegaskan, LAN RI berperan sebagai penggerak melalui advokasi nyata, sedangkan implementasi di lapangan sepenuhnya bergantung pada pemerintah daerah masing-masing. Menurutnya, keberhasilan inovasi memerlukan kolaborasi enam aktor kunci dalam model hexahelix ekosistem inovasi: pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, organisasi non pemerintah, dan media.

“Kami berharap kegiatan laboratorium inovasi ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Banjar untuk terus melakukan akselerasi inovasi,” katanya.

Melalui program ini, kemampuan ASN dalam memahami pelaksanaan inovasi administrasi negara semakin meningkat, sehingga mampu mewujudkan ekosistem inovasi di tingkat kabupaten, sebut Seno Hartono.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Inovasi Daerah oleh seluruh kepala perangkat daerah.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat upaya peningkatan kinerja pemerintahan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. ril/dio

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper