Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Apakah Radang Sendi Bisa Sembuh Sendiri? Ini Penjelasannya

by Mata Banua
8 Desember 2025
in Mozaik
0
D:\2025\Desember 2025\9 Desember 2025\11\Halaman 1-11 Selasa\apakah.jpg
(foto:mb/web)

Radang sendi bukan hanya sakit saat persendian mengalami kerusakan. Ada lebih dari 100 jenis penyakit radang sendi yang berbeda.

Mulai dari osteoartritis, rematik, artritis psoriatis, hingga asam urat pun termasuk sebagai radang sendi.

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Menurut Johns Hopkins Medicine, radang sendi biasanya bersifat kronis, artinya berlangsung lama dan tidak mudah sembuh total. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada perempuan dan orang yang sudah berusia lanjut, meskipun bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia.

Penyebab radang sendi pun sangat beragam, mulai dari kerusakan akibat pemakaian sendi berlebihan, gangguan sistem imun, hingga faktor genetik.

Lalu, apakah radang sendi bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan? Ini dia bahasannya secara lengkap.

Apakah radang sendi bisa sembuh sendiri?

Sayangnya, radang sendi bukanlah kondisi yang bisa sembuh total atau kembali ke kondisi normal seperti semula dengan sendirinya.

Hingga saat ini, bahkan teknologi medis pun belum mampu menghilangkan radang sendi secara permanen.

Menurut The Baton Rouge Clinic AMC, meskipun tidak bisa disembuhkan, gejala dan rasa sakit akibat radang sendi dapat dikelola. Jadi, fungsi sendi tetap terjaga dan kualitas hidup penderita membaik.

Pengelolaan radang sendi bertujuan untuk memperlambat perkembangan radang dan mencegah kerusakan sendi yang lebih parah. Perawatan yang tepat, ditambah perubahan gaya hidup sehat, bisa membantu mengendalikan rasa sakit dan pembengkakan.

Misalnya, penggunaan kompres air hangat dapat meredakan nyeri sendi, sedangkan terapi dingin seperti kompres es bisa mengurangi peradangan.

Pada kasus tertentu, penggunaan penyangga untuk memberikan dukungan pada sendi yang bermasalah, juga bisa sangat membantu aktivitas sehari-hari.

Tips untuk meringankan gejala radang sendi

Meski belum bisa disembuhkan, gejala radang sendi bisa diringankan. Baik itu melalui pengobatan atau perawatan diri sehari-hari.

Seperti apa saja perawatan tersebut? Ini dia beberapa hal yang bisa kamu lakukan sendiri untuk meringankan gejala radang sendi.

1. Menurunkan berat badan

Mengutip Medical News Today, setiap 0,45 kilogram (kg) berat badan yang kamu turunkan dapat mengurangi sekitar 1,8 kg tekanan pada lutut. Jadi, kalau kamu berhasil menurunkan sekitar 4,5 kg berat badan, itu berarti lututmu mendapat keringanan beban sekitar 18 kg.

Tekanan berlebih pada sendi bisa mempercepat kerusakan tulang rawan yang menyebabkan osteoarthritis memburuk. Dengan menurunkan berat badan, kamu bisa mengurangi rasa sakit dan kekakuan pada sendi.

2. Melakukan tai chi

Tai chi merupakan latihan low impact yang menggabungkan gerakan lambat dan lembut untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, dan keseimbangan.

Kamu bisa mulai melakukan tai chi sebagai cara efektif untuk mengelola radang sendi. Manfaat optimal biasanya didapat dengan latihan rutin selama sekitar satu jam, 2 hingga 3 kali per minggu.

3. Pijat rutin

Pijat dapat membantu meredakan nyeri sendi akibat radang dengan mengurangi produksi hormon stres kortisol dan meningkatkan produksi serotonin, yaitu zat kimia yang memperbaiki suasana hati.

Hanya saja, belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk menyatakan pijat dapat mengurangi gejala osteoarthritis secara langsung.

Akan tetapi, pijat tetap memiliki manfaat lain seperti membantu mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi.

4. Akupunktur

Akupunktur merupakan metode pengobatan tradisional China yang melibatkan penusukan jarum tipis pada titik-titik tertentu di tubuh.

Mengutip Healthline, beberapa penelitian menunjukkan, akupunktur bisa membantu mengurangi nyeri radang sendi dan meningkatkan kualitas hidup serta fungsi fisik.

Risiko efek sampingnya rendah, tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya. Pastikan kamu melakukan akupunktur pada klinik atau praktisi yang bersertifikat dan berlisensi.

5. Bangun pola makan sehat

Pola makan anti-inflamasi yang kaya akan buah-buahan segar, sayuran, dan makanan utuh dapat membantu memperkuat sistem imun dan kesehatan secara keseluruhan.

Penelitian menunjukkan, pola makan seperti vegan atau Mediterania dapat mengurangi aktivitas penyakit radang sendi. Asam lemak omega-3 juga diketahui dapat mengurangi kekakuan dan nyeri sendi.

Dengan kombinasi pengobatan, perubahan gaya hidup, dan perawatan mandiri, kamu bisa menjaga kesehatan sendi dan kualitas hidup lebih baik, meskipun hidup dengan radang sendi. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper