Mata Banua Online
Senin, Januari 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tim Sekaba Edukasi Masyarakat Pencegahan DBD

by Mata Banua
30 November 2025
in Martapura
0
D:\2025\1 Desember 2025\5\hal 5\Nurhalisa Wibawa, Herlianti, dan M Zidan Rizky yang tergabung.jpg
NURHALISA Wibawa, Herlianti, dan M Zidan Rizky yang tergabung dalam Tim Sekaba Kalsel saat talkshow di Radio Suara Banjar.(foto:mb/ist)

MARTAPURA – Tim Sekaba (Sehat Kayuh Baimbai) Kalsel memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pemahaman dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kalimantan Selatan yang menunjukkan tren peningkatan setiap tahun, menjadi perhatian serius Tim Sekaba Kalsel.

Berita Lainnya

Bappedalitbang Gelar Forum Konusltasi Publik RKPD

Bappedalitbang Gelar Forum Konusltasi Publik RKPD

19 Januari 2026
G:\2026\Januari\19 Januari 2026\5\Hal 5\Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi Sekda Banjar H Yudi Andrea menyerahkan.jpg

Sejumlah Sekolah di Kabupaten Banjar Raih Adiwiyata

18 Januari 2026

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Sekaba Kalsel, Nurhalisa Wibawa, dalam sesi talkshow di Radio Suara Banjar, Kamis (27/11).

Menurutnya, Tim Sekaba akan memperluas jangkauan sosialisasi ke seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

“Sosialisasi sudah kami lakukan di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, menyusul Martapura serta Pelaihari,” ujarnya.

Lisa menambahkan, Sekaba yang terbentuk pada September 2025 ini, juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga sebagai sponsor.

Selain itu, pihaknya turut berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, melalui media sosial Promkes Dinkes dalam penyampaian edukasi terkait DBD.

Karena sasaran utama edukasi adalah anak-anak sebut Lisa, maka metode penyampaian harus disesuaikan dengan dunia mereka, yang identik dengan bermain.

Kadang anak-anak tidak sadar ketika asyik bermain, mereka menyentuh sesuatu yang kotor dan mengandung bakteri atau penyebab DBD.

“Kami membuat lotion alami yang bisa mereka gunakan sebagai pencegahan gigitan nyamuk. Ini terbukti cukup efektif, mengingat data menunjukkan kasus DBD paling banyak terjadi pada kelompok usia anak,” ujarnya.

Dalam talkshow tersebut, dua anggota Tim Sekaba, Herlianti Oktavia dan M Zidan Rizky, turut hadir. Mereka menyampaikan, memberikan edukasi kepada anak-anak membutuhkan pendekatan yang sabar dan menyenangkan.

“Ketika sosialisasi, kita harus memahami dunia mereka. Itu tantangannya,” kata Zidan.

Ia juga mengungkapkan suka duka bergabung dalam Tim Sekaba, terutama dalam menyelaraskan jadwal kegiatan, karena anggotanya berasal dari kampus berbeda.

Sementara itu, Herlianti berharap, ke depan Sekaba dapat memperoleh dukungan lebih besar dari pemerintah daerah.

“Dukungan ini sangat penting agar suatu saat kami bisa duduk bersama, dalam diskusi dan aksi nyata pencegahan serta penanganan DBD,” ucapnya.

Sekaba merupakan organisasi lintas kampus antara Unlam Banjarbaru dan Poltekkes Banjarbaru, yang bergerak dalam edukasi dan sosialisasi terkait DBD di Kalimantan Selatan, sekaligus mengampanyekan budaya hidup sehat dan bersih. ril/dio

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper