Mata Banua Online
Sabtu, April 11, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemkot dan BPS Banjarmasin Dorong Pemanfaatan Data PODES

by Mata Banua
30 November 2025
in Banjarmasin
0

 

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda hadiri Diseminasi Indeks Kesulitan Geografis (IKG) dari hasil pemutakhiran PODES serta Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai. (foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda secara resmi membuka Diseminasi Indeks Kesulitan Geografis (IKG) dari hasil pemutakhiran PODES serta Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Kamis (27/11).

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPS Kota Banjarmasin, Sukma Handayani, Kepala Dinas Kominfotik, Widiasti Kartika, para camat, perwakilan kelurahan se-Kota Banjarmasin, serta jajaran BPS Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Ananda mengapresiasi sinergi yang terbangun antara BPS Kota Banjarmasin dengan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Bappedalitbang dan Diskominfotik selama ini. Ia menyatakan bahwa data yang berkualitas menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah.

“Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 menegaskan bahwa pembangunan harus berbasis data yang akurat. Karena itu, koordinasi penyediaan data sangat diperlukan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan Pemkot Banjarmasin telah membentuk Forum Satu Data Indonesia melalui Perwali Nomor 79 Tahun 2022. Salah satu hasilnya adalah data potensi kelurahan yang memotret kondisi pelayanan dasar, infrastruktur, serta aksesibilitas di setiap wilayah.

“Saya mengimbau para camat dan lurah untuk memanfaatkan data potensi kelurahan ini dalam meningkatkan pelayanan serta pembangunan di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wawali menekankan bahwa dukungan kecamatan dan kelurahan sangat dibutuhkan pada setiap tahapan pendataan. “Keberhasilan Sensus Ekonomi memerlukan kolaborasi semua pihak demi mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera,” tutup Ananda.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Banjarmasin, Sukma Handayani, menuturkan bahwa PODES memotret kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, serta sarana prasarana di seluruh kelurahan.

“Data PODES memberi gambaran potensi dan kondisi kelurahan, termasuk kemudahan akses masyarakat terhadap layanan publik,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, BPS juga memperkenalkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan mendata seluruh kegiatan usaha. Pendataan dilakukan melalui dua metode, yakni Computer-Assisted Web Interviewing (CAWI) untuk perusahaan besar dan Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI) untuk usaha rumah tangga.

“Sosialisasi awal ini penting agar para pemangku kepentingan memahami manfaat data Sensus Ekonomi 2026,” tukas Sukma.via/rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper