Mata Banua Online
Minggu, April 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

129 WBP Lapas Banjarmasin Ikuti Paket A-C

by Mata Banua
10 November 2025
in Banjarmasin
0
D:\2025\November 2025\11 November 2025\5\hal 5\Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Kalsel Mulyadi.jpg
KEPALA Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Kalsel Mulyadi (kiri) mengalungkan kartu peserta kepada salah satu warga binaan pada pembukaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C di Lapas Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (10/11). (Foto:mb/Ant/lapas bjm)

BANJARMASIN – Sebanyak 129 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengikuti Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Kalsel Mulyadi di Banjarmasin, Senin, membuka program pendidikan tersebut dengan rincian sebanyak 45 orang mengikuti program Paket A, 43 orang Paket B, dan 41 orang Paket C.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

“Kegiatan ini melalui kerja sama Lapas Kelas IIA Banjarmasin dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Azzahra. Pendidikan di Lapas adalah bagian penting dari proses pembinaan moral dan karakter,” ujar dia.

Mulyadi menegaskan bahwa pendidikan di Lapas bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga bagian penting dari pembentukan karakter dan kesadaran moral.

“Melalui pendidikan, kita menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, dan kepercayaan diri. Inilah bekal yang dibutuhkan WBP untuk kembali berperan positif di masyarakat,” tuturnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah menegaskan bahwa program pendidikan kesetaraan ini merupakan bentuk nyata perhatian terhadap masa depan Warga Binaan.

“Program ini akan menjadi bekal bagi mereka di masa depan. Ada WBP yang bahkan belum lulus sekolah dasar, dan ini menjadi atensi kami agar mereka memiliki pendidikan yang baik serta kesempatan untuk memperbaiki diri,” katanya.

Sementara, Kepala PKBM Azzahra Rachmi Utari mengaku bangga dapat berkolaborasi dalam pembinaan di lingkungan pemasyarakatan khususnya di bidang pendidikan.

“Kami bangga dapat berkontribusi dalam proses pembinaan ini. Setiap manusia berhak mendapatkan kesempatan untuk berubah dan pendidikan adalah jalan terbaik untuk membuka masa depan yang baru,” ujar Rachmi.

Melalui program pendidikan ini, Lapas Banjarmasin berkomitmen membuka jalan hidup bagi WBP untuk menulis ulang masa depan dengan ilmu pengetahuan, kedisiplinan, dan harapan.

Di balik dinding sel, Lapas Banjarmasin berupaya memberikan semangat belajar bagi WBP agar terus bertumbuh, karena pendidikan memang tidak mengenal ruang dan waktu. ant

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper