
BANJARBARU – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos) RI Robben Rico menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya peningkatan kapasitas taruna siaga bencana (tagana) di Kalimantan Selatan.
“Saya atas nama Kemensos menyampaikan apresiasi atas inisiasi Balai Besar Pendidikan dan Pelantihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin untuk meningkatkan kapasitas Tagana,” katanya saat membuka Workshop Peran BBPPKS Banjarmasin dalam pengembangan komperensi Tagana secara daring, Senin (28/7).
Menurut Robben, saat ini peran balai bukan lagi hanya sebagai wadah pelatihan dan pendidikan, tetapi terus dikembangkan sebagai dengan perkembangan saat ini.
“Saya kira apa yang dilaksanakan BBPPKS Banjarmasin ini merupakan salah satu inovasi yang harus terus di dorong dalam upaya peningkatan peran balai, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota tagana,” ujarnya.
Ia berharap Tagana di Indonesia yang telah mengikuti pengembangan kompetensi ini akan mampu memberikan pengetahuan tentang kebencanaan di sekolah rakyat yang kini sedang dibangun pemerintah melalui Kemensos.
Salah satu narasumber workshop, Andi Hanindito menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop peningkatan peran balai terhadap pengembangan kompetensi Tagana di Kalsel.
Sementara, Kepala BBPPKS Banjarmasin Yadi Muchtar mengungkapkan latar belakang dilaksanakannya workshop ini mengingat Kalsel merupakan salah satu daerah rawan bencana.
Ia menyebutkan, pelaksanaan workshop ini sebagai bentuk kepedulian dari balai untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas anggota tagana di Kalsel, yang merupakan relawan kemanusian dalam memberikan pengabdian.
Workshop ini di ikuti sebanyak 50 orang se-Kalsel dalam rangka meningkatkan profesionalisme anggata tagana dan narasumber dari para pendiri tagana di Indonesia.
Pada kesempatan itu, Kabid Penanganan Bencana Pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos menyatakan, pihaknya sangat mendukung upaya balai dalam meningkatkan kapasitas anggota tagana untuk melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan.
Ia mengatakan, Tagana Kalsel juga telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM), yakni anggota tagana yang terlatih dan terdidik untuk memberikan materi tentang kebencaaan di sekolah rakyat.
“Kami akan menyiapkan anggota Tagana untuk memberikan pelatihan tentang kebencanaan kepada peserta didik yang ada di sekolah rakyat di Kalsel,” katanya. ani

