Mata Banua Online
Senin, Februari 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Komisi III Pelajari Penanganan Sampah Organik

by Mata Banua
27 Juli 2025
in DPRD Kalsel, Indonesiana
0
D:\2025\Juli 2025\28 Juli 2025\2\2.jpg
KOMISI III DPRD Kalsel dan Wakil Ketua DPRD Kartoyo berfoto bersama Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat dan Kepala Suku DLH Kota Administrasi Jakarta Utara Edy Mulyanto saat studi komparasi.(foto:mb/ist)

JAKARTA – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di dampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel H Kartoyo melaksanakan studi komparasi terkait proyek percontohan dalam penanganan sampah nasional secara organik dengan menggunakan jenis plastik mudah daur ulang (High Density Polyethylene atau HDPE), ke Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (25/7).

Rombongan komisi III ini di terima langsung Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat di dampingi Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara Edy Mulyanto.

Berita Lainnya

Haji Fani Terima Penghargaan dari Menkum RI

Haji Fani Terima Penghargaan dari Menkum RI

1 Februari 2026
Supian HK Dorong Akses Hukum hingga Desa

Supian HK Dorong Akses Hukum hingga Desa

1 Februari 2026

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme, mengingat isu persampahan menjadi tantangan bersama di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam paparannya, Kepala Suku DLH Kota Administrasi Jakarta Utara Edy Mulyanto menjelaskan, Jakarta Utara saat ini ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai kota percontohan untuk implementasi roadmap pengolahan sampah secara terpadu dan berkelanjutan.

Salah satu pendekatan yang diterapkan, yakni pengelolaan sampah organik dan penggunaan plastik HDPE yang lebih ramah lingkungan.

“Jakarta Utara menjadi percontohan nasional karena telah menerapkan konsep pengolahan sampah dari hulu ke hilir, mulai dari edukasi masyarakat, pemilahan, hingga pemanfaatan kembali sampah menjadi produk bernilai ekonomis,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kalsel H Kartoyo mengapresiasi sistem yang diterapkan di Jakarta Utara, dan menyatakan banyak hal positif yang bisa di adopsi di Kalimantan Selatan, terutama dalam hal peningkatan peran masyarakat dan optimalisasi daur ulang.

“Dari kunjungan ini kita memperoleh banyak wawasan baru, terutama mengenai pentingnya edukasi masyarakat tentang pemilahan dan bagaimana pengelolaan sampah dapat memberikan nilai ekonomi jika dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan,” jelasnya.

Komisi III DPRD Kalsel pun menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak terkait demi mendorong perbaikan sistem pengelolaan sampah, khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan inovasi daerah dalam menghadapi tantangan lingkungan, serta langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya. rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper