
TANJUNG- Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menghadiri talkshow Jalan Kesuksesan Anak Bangsa (Jaksa) di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Selasa (22/7).Kegiatan yang digelar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabalong tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aditia Aelman Ali dan Maman Suherman sebagai narasumber.
Setidaknya 62 SMP, 23 SMA/SMK mengikuti kegiatan ini dengan rincian jumlah siswa sebanyak 182 orang dan 80 lebih guru pendamping.Dalam kesempatan tersebut Kepala Seksi Intelijen Kejari Tabalong, Muhammad Fadhil menyebutkan, kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program Jaksa Masuk Sekolah.
“Awalnya program ini dibentuk untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai hal-hal supaya tidak terjadi tindak pidana di sekolah,” ujarnya.
Tetapi pihaknya ingin kegiatan ini tidak hanya memberikan kesadaran hukum tetapi mampu untuk memberikan manfaat yang lebih besar lagi.”Kami menganalisa data pendidikan di Tabalong yang ternyata masih di angka 50% lebih adik-adik kita tidak berani bermimpi sekolah lebih tinggi,” katanya.
Oleh karena itu, kegiatan digelar agar para narasumber dapat memberikan intervensi kepada anak-anak bahwa kemiskinan dan kejauhan tempat tinggal tidak menjadi hambatan.Ia pun memuji langkah Bupati Tabalong karena memiliki beberapa program seperti beasiswayang dapat memberikan harapan besar kepada anak-anak yang ingin sekolah lebih tinggi.
“Kami dari Kejaksaan hanya bisa membuat kegiatan ini karena kami melihat, bapak Bupati memiliki program beasiswa dan sasaran untuk meningkatkan pendidikan,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan bahwa dirinya memang berkomitmen untuk benar-benar memperhatikan pendidikan di Kabupaten Tabalong.”Untuk anak SD hingga SMP yang juara satu, dua dan tiga pada tahun ini semua dapat beasiswa, kemudian anak-anak tidak mampu, hingga disabilitas akan kami beri beasiswa juga,” tegasnya.
Kemudian pemerintah juga telah melakukan kerja sama dengan beberapa universitas ternama yang ada di Indonesia untuk mendukung program beasiswa 1.000 sarjana.”Sesuai dengan potensi di Kabupaten Tabalong yang memiliki sumber daya alam yang luar biasa seperti minyak, batu bara, perkebunan, pertanian dan semen makanya kita pilihkan universitas yang sesuai dengan daerah kita,” tuturnya.
Oleh sebab itu, Bupati mengingatkan kepada para peserta untuk melanjutkan kuliah karena ini merupakan kesempatan jangan sampai di sia-siakan.”InshaAllah sampai 2030 nanti program ini akan berjalan terus oleh karena itu manfaatkan program ini dengan baik, karena ini merupakan upaya kami dalam menjadikan anak-anak Tabalong menjadi generasi emas,” pungkasnya.yan/rds

