Mata Banua Online
Rabu, April 15, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Ketum PSSI Surati LIB untuk Koreksi Jumlah Pemain Asing di Musim 2025/2026

by Mata Banua
17 Juli 2025
in Olahraga
0
D:\2025\Juli 2025\18 Juli 2025\9\Olahraga Jumat\erick thohir.jpg
Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (foto:mb/ist)

JAKARTA — Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, telah secara resmi mengirimkan surat kepada PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) terkait pengaturan jumlah pemain asing yang berlaga di kompetisi I-League musim 2025/2026.

Dalam surat tersebut, Erick Thohir meminta agar PT LIB meninjau ulang kebijakan yang sebelumnya mengizinkan setiap klub menurunkan maksimal delapan pemain asing dalam pertandingan. Erick menyarankan agar jumlah tersebut dikurangi menjadi tujuh pemain asing yang dapat diturunkan, sebagai bagian dari upaya strategis menyeimbangkan kualitas kompetisi dengan pengembangan pemain lokal.

Berita Lainnya

Tuan Rumah MU Dipermalukan Peringkat 15 Leeds United 1-2

Tuan Rumah MU Dipermalukan Peringkat 15 Leeds United 1-2

14 April 2026
Aldila Bangga Bawa Indonesia ke Playoff Dunia Billie Jean King Cup

Aldila Bangga Bawa Indonesia ke Playoff Dunia Billie Jean King Cup

14 April 2026

“Pengurangan jumlah pemain asing yang turun di lapangan bukan berarti mengurangi kualitas liga, tetapi justru mempertegas komitmen kita untuk menciptakan ruang dan kesempatan lebih besar bagi talenta muda Indonesia,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu (16/7).

Selain itu, Erick juga menegaskan pentingnya komitmen klub dalam memberikan kesempatan bermain yang signifikan bagi pemain Tim Nasional U23 yang berada di dalam skuad mereka. Ia meminta agar setiap pemain U23 mendapatkan waktu bermain minimal 45 menit dalam satu pertandingan sebagai bentuk nyata dari upaya pengembangan generasi penerus sepak bola nasional.

“Kita tidak ingin pemain muda hanya menjadi pelengkap di bangku cadangan. Mereka harus tumbuh melalui pengalaman nyata di lapangan sehingga jam bermain mereka bertambah, skill dan mentalnya juga meningkat,” tandas Erick. riz

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper