Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemprov dan TNI Bahas Penguatan Ketahanan Pangan

by Mata Banua
16 Juli 2025
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2025\Juli 2025\17 Juli 2025\2\2\Pemprov dan TNI Bahas Penguatan Ketahanan Pangan.jpg
PLT Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kalsel Muhamad Muslim dan Ketua Tim Puldata dari Mabes TNI Mayor Jenderal TNI Supriyono.(foto:mb/ant)

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) dan Mabes TNI membahas program penguatan ketahanan pangan dan pertahanan negara.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kalsel Muhamad Musli mengatakan, Kalsel memiliki peran vital untuk mencetak lumbung pangan nasional.

Berita Lainnya

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

5 April 2026
Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

5 April 2026

“Kehadiran langsung tim Mabes TNI sangat strategis, karena kolaborasi ini bukan hanya soal pangan, tetapi juga terkait penurunan angka stunting yang masih tinggi di Kalsel masih mencapai 22,9 persen, di atas rata-rata nasional,” ujarnya, Rabu (16/7).

Diketahui, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel menggelar Rapat Koordinasi dengan Puldata Kajian Khusus tentang Kontribusi TNI untuk Mewujudkan Swasembada Pangan.

Muslim menyatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk mendukung program prioritas nasional memperkuat ketahanan pangan dan pertahanan negara.

Sementara, Ketua Tim Puldata dari Mabes TNI Mayor Jenderal TNI Supriyono menyoroti penting kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan TNI pada program cetak sawah dan optimalisasi lahan maupun strategi pertahanan negara di Provinsi Kalsel.

“Kalimantan Selatan punya potensi luar biasa. Jika kita sinergi, provinsi ini bisa menjadi pelopor kedaulatan pangan Indonesia,” katanya.

Menurutnya, pertemuan ini untuk mengumpulkan data dan bagian dari penyusunan rekomendasi strategis untuk Panglima TNI, yang akan menentukan arah kebijakan penguatan pertahanan negara melalui sektor pangan.

Ia juga menekankan penting membangun sistem pangan nasional yang berkelanjutan dengan pendekatan lintas sektor dan keterlibatan masyarakat.

“Pangan adalah urusan lintas sektor dan dimensi. Mari kita lanjutkan pengabdian ini dengan keteguhan dan keberanian, agar bangsa ini mandiri, sejahtera, dan berdaulat,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman menambahkan, Pemerintah Pusat menargetkan pencetakan sawah seluas 30.000 hektare dan program optimalisasi lahan yang juga dikerjakan TNI.

“Cetak sawah ini sebagian besar dikerjakan jajaran TNI, dan progresnya sangat baik. Kabupaten Banjar misalnya, sudah mencapai 62 persen, sementara Barito Kuala sekitar 20 persen,” ungkapnya.

Ia menekankan dengan penambahan lahan ini, maka Kalsel bisa meningkatkan surplus produksi padi yang saat ini sudah mencapai 1 juta ton dengan penghitungan 30 ribu hektare dikali 4 ton per hektare.

Namun, Syamsir juga menyoroti tantangan koordinasi lintas lembaga, terutama soal data luas baku sawah dan produksi yang berbeda versi antara pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Selisih data dengan BPS mencapai 52 ribu ton. Ini tantangan serius karena berdampak pada kebijakan dan alokasi,” ucapnya.

Syamsir pun menegaskan, Pemprov Kalsel berkomitmen mendukung kolaborasi lintas sektor demi kepentingan rakyat, terlebih Kalsel akan menjadi penyuplai utama pangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) Provinsi Kalimantan Timur dengan menyiapkan klaster padi dari Barito Kuala, Tanah Laut, Banjar, dan Tapin, sementara sayur-sayuran dari daerah Hulu Sungai. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper