
JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap ayam hidup (livebird) hingga telur ayam ras masuk ke dalam radar berstatus waspada lantaran harganya yang semakin menjauhi harga acuan pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah.
Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto mengatakan harga livebird dan telur ayam ras di tingkat produsen secara nasional berada di bawah HAP. Per 14 Juni 2025, harga livebird di tingkat produsen dibanderol Rp20.087 per kilogram atau lebih rendah 19,65% di bawah HAP.
Begitu pula dengan telur ayam ras yang dibanderol Rp24.621 per kilogram atau 7,09% di bawah HAP. “Jadi ini sebenarnya patut kita waspadai jangan sampai kemudian turun terus yang mengakibatkan para produsen agak kurang bersemangat kemudian memproduksi livebird,” kata Andriko alam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2025 di YouTube Kemendagri, Senin.
Andriko merinci wilayah sentra telur ayam ras yang perlu diwaspadai di antaranya adalah Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Lampung, DIY, Banten, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Bali, dan Jambi. “Kemudian wilayah dengan harga telur ayam ras terendah itu ada di Jatim, Bali, Sumut, Jambi, Sumsel, Jateng, dan Sumbar,” ungkapnya.
Andriko menuturkan bahwa sebanyak 82 kabupaten/kota sentra dengan harga livebird di bawah HAP pada minggu kedua Juni 2025. Pada periode yang sama, sebanyak 102 kabupaten/kota sentra dengan harga telur ayam ras di bawah HAP.
Sementara itu, merujuk data Panel Harga Bapanas, Senin pukul 07.28 WIB, harga berbagai jenis beras tercatat meningkat dibanding hari sebelumnya.
Di tingkat konsumen, harga beras premium pagi ini naik 2,43% menjadi Rp16.109 per kilogram (kg). Harga beras medium naik 3,03% menjadi Rp14.366 per kg dan beras SPHP naik 0,64% menjadi Rp12.650 per kg.
Harga jagung di tingkat peternak naik signifikan 2,14% dibanding hari sebelumnya, menjadi Rp6.338 per kg pagi ini. Harga kedelai biji kering impor naik 1,11% menjadi Rp10.976 per kg. Kemudian, harga bawang putih bonggol naik 2,05% menjadi Rp40.546 per kg. Berbagai jenis cabai juga mengalami kenaikan harga.
Harga cabai merah keriting naik signifikan 4,92% menjadi Rp45.938 per kg, cabai merah besar naik 1,12% menjadi Rp46.635 per kg, dan cabai rawit merah naik 4% menjadi Rp53.900 per kg. Selanjutnya, harga daging ayam ras terkerek 2,36% menjadi Rp35.733 per kg dan telur ayam ras mengalami kenaikan sebesar 1,48% menjadi Rp29.592 per kg pagi ini.
Bapanas juga merekam, harga gula konsumsi di tingkat konsumen naik 1,48% menjadi Rp18.705 per kg, tepung terigu curah naik 1,44% menjadi Rp9.931 per kg, dan daging kerbau segar lokal naik 1,43% menjadi Rp142.500 per kg.
Berbagai jenis ikan turut mengalami kenaikan harga. Harga ikan kembung melonjak 5,47% menjadi Rp43.298 per kg, ikan tongkol naik signifikan 9,95% menjadi Rp37.690 per kg, dn ikan bandeng melonjak 14% menjadi Rp39.318 per kg. bisn/mb06

