Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemerintah Diminta Kendalikan Harga Beras

by Mata Banua
1 Juni 2025
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Pemerintah disarankan untuk se­ge­ra menugaskan Perum Bulog agar men­ya­lur­kan maupun menjual beras stabilisasi pa­sok­an dan harga pangan (SPHP) agar harga be­ras di pasar menjadi lebih terkendali. De­ngan begitu, masyarakat bisa mendapatkan be­ras dengan harga yang relatif terjangkau, me­ng­ingat stok cadangan beras pemerintah (CBP) ya­ng diamankan Perum Bulog juga telah m­e­lim­pah, mencapai 4 juta ton.

Adapun, berdasarkan la­por­an real-time akhir Mei lalu se­ra­pan setara beras oleh Bulog telah men­capai 2.407.257 ton dan total stok beras nasional resmi tercatat se­banyak 4.001.059 ton.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Jika menengok Panel Harga Ba­dan Pangan Nasional (B­a­pa­nas), Sabtu lalu pukul 12.30 WIB, harga rata-rata beras pre­mi­um dan medium dibanderol Rp15.649 per kilogram dan Rp13.836 per kilogram di tingkat kon­sumen.

Secara nasional, harga eceran ter­ti­nggi (HET) beras medium dan beras premium masing-ma­si­ng adalah Rp12.500 per ki­lo­gram dan Rp14.900 per kilogram di tingkat konsumen.

Pengamat Pertanian dari Cen­ter of Reform on Economic (Co­re) Indonesia Eliza Mardian me­ni­lai, harga beras yang naik dan ti­­dak sesuai dengan HET lan­tar­an dari sisi harga gabah juga me­ng­alami kenaikan sehingga pe­ng­u­saha harus menyesuaikan har­ga untuk menjaga margin.

Namun, menurut Eliza, pe­me­rintah bisa mengintervensi har­ga beras melalui operasi pasar ya­ng harus dilakukan secara op­ti­mal. Eliza menjelaskan bahwa Bu­log telah maksimal dalam men­yerap hasil panen petani. Un­tuk itu, imbuhnya, sudah saatnya pe­merintah menugaskan Bulog un­tuk memaksimalkan pen­ya­lur­an agar beras tidak menumpuk di gudang.

“Karena jika dibiarkan ter­la­lu lama menumpuk akibat akibat op­timal penyalurannya maka kua­litas beras akan menurun, dan ini merugikan APBN,” tuturnya.

Lebih lanjut, Eliza men­yam­pai­kan bahwa selama ini faktor pe­nentu harga beras adalah pihak swas­ta. Sebab, 90% persediaan be­ras di dalam negeri dikuasai oleh swasta.

Di sisi lain, pemerintah han­ya menguasai sekitar 10% dari to­tal persediaan, sehingga tidak ter­lalu signifikan mempengaruhi har­ga pasar karena secara volume yang juga berbeda.

“Tapi dengan operasi pasar oleh pemerintah setidaknya mem­ban­tu masyarakat mendapatkan har­ga beras yang relatif ter­ja­ng­kau,” ujarnya.

Senada, Pengamat Pertanian da­ri Asosiasi Ekonomi Politik In­do­nesia (AEPI) Khudori juga men­yarankan agar pemerintah me­merintahkan Bulog untuk se­gera menyalurkan beras, baik un­tuk operasi pasar SPHP, bantuan pang­an beras, maupun outlet lain. “Be­ras idealnya hanya disimpan em­pat bulan. Lebih dari itu harus di­salurkan agar tidak turun mutu atau membebani pengelolaan,” kata Khudori.

Khudori menjelaskan bahwa be­ras pada dasarnya merupakan ba­rang yang tidak tahan lama. Se­hi­ngga, beras harus dikelola de­ng­an baik serta segera di­sa­lur­kan/dilepas/dijual. Dia juga bah­kan mewanti-wanti CBP yang me­limpah hingga mencapai 4 juta ton bisa memicu lonjakan biaya pe­ngelolaan dan risiko me­ng­a­lami penurunan mutu. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper