
YOGYAKARTA – Tim triathlon Kalimantan Selatan bersama komunitas sepeda Kalsel Tri menggelar latihan bersama, di Yogyakarta, Jum’at dan Sabtu (30-31/05/2025).
Kurang lebih jalur sepanjang 54 kilometer mereka taklukan dalam race yang digelar Jum’at (30/5/2025). Track yang mereka lalui tidak hanya kawasan perkotaan namun perpaduan suasana persawahan yang menguning serta sejuknya udara pegunungan.
Jalur ini dipilih karena dinilai berbeda dari di Kalimantan Selatan. Bahkan tim triathlon Banua dan komunitas sepeda ini juga menaklukan rute ‘Manoreh’ yang selama ini viral lantaran menjadi kawasan bersepeda para selebritis.
“Yogya itu jaurnya pas yah, tidak terlalu menanjak, jalannya juga nembus-nembus, dan yang paling penting udara di wilayah persawahannya sejuk, cocok untuk atlet yang berlatih,” terang Ketua Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kalsel, Budiono.
Tak hanya menaklukan jalur perkotaan dan area persawahan, mereka juga mencoba untuk bersepeda di jalur yang lebih ektrem yakni rute Merapi sejauh 70 kilometer,Sabtu (31/5/2025).
Jalur ini terkenal cukup ektrem dan cocok untuk para penakluk lintasan yang handal terlebih kategori atlet. Selain menguji endurance ini juga memberikan pengalaman menarik bagi para pesepeda.
“Atlet dan para pecinta sepeda mendapat banyak pengalaman. Jalurnya cukup menantang,” tambah Budi.
Salah satu punggawa Kalsel Tri, Suhaib, mengaku tertantang dan mendapat banyak pengalaman dengan melintasi dua jalur ini.
“Kita kan gak tau jalurnya, jadi tidak bisa memperkirakan kapan harus gaspol kapan harus rest, tapi secara keseluruh kita banyak sekali dapat pengalaman dan menguji data tahan,” ungkapnya.
Sesampainya di Banua, para atlet ini kembali akan fokus berlatih untuk menghadapi kejuaraan nasional triathlon yang mana rencananya series ketiga se Indonesia sendiri akan digeber di Kalimantan Selatan, Juli mendatang. ril/via

