Mata Banua Online
Minggu, April 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kalah di Final 2 Tahun Lalu Mematangkan Nerazzurri

2 Pemain Muslim PSG Siap Tampil di Final

by Mata Banua
27 Mei 2025
in Olahraga
0
D:\2025\Mei 2025\28 Mei 2025\9\Olahraga Rabu\master.jpg
Merayakan Kemenangan – Lautaro Martínez dari FC Internazionale merayakan kemenangan setelah pertandingan Leg Kedua Semifinal Liga Champions UEFA 2024/25 antara FC Internazionale Milano dan FC Barcelona di Stadion Giuseppe Meazza pada 06 Mei 2025 di Milan, Italia.(foto:mb/web)

Jakarta – Inter Milan merasa mantap datang ke final Liga Champions kontra Paris Saint-Germain. Pengalaman kalah di laga serupa dua tahun lalu mendewasakan Nerazzurri.

Inter Milan akan menghadapi PSG pada final Liga Champions di Allianz Arena, Munich,Minggu, 1 Juni 2025, pukul 03.00 WITA yang akan disiarkan langsung oleh SCTV.

Berita Lainnya

Muenchen ke Semifinal Usai Taklukkan Real Madrid 4-3

Muenchen ke Semifinal Usai Taklukkan Real Madrid 4-3

16 April 2026
Imbang 0-0 dengan Sporting, Arsenal ke Semifinal

Imbang 0-0 dengan Sporting, Arsenal ke Semifinal

16 April 2026

Setelah kandasnya mimpi mengulang treble, dengan kekalahan di Coppa Italia dan Serie A, Inter meletakkan seluruh harapannya di laga ini.

Namun final adalah final. Lawannya niscaya bukan tim sembarangan pula karena PSG punya lini serang terbaik kedua setelah Barcelona, dengan koleksi 33 gol dalam 16 laga, alias rata-rata bikin 2,06 gol per pertandingan.

Dalam perjalanannya, PSG yang ditangani pelatih berpengalaman juara Liga Champions, Luis Enrique, juga menyingkirkan tim kuat Liverpool. Penyerang Inter Lautaro Martinez menantikan pertandingan yang sulit, tapi ia merasa percaya diri.

Sebab Inter pun melalui perjalanan yang tak mudah, mendepak Bayern Munich dan Barcelona. Satu nilai plus Inter adalah, punya pengalaman tampil di final dua musim lalu, saat dibungkam Manchester City 0-1.

“Kami datang dengan pengalaman yang lebih banyak dibandingkan laga di Istanbul, karena dua tahun lalu kami memainkan final melawan tim yang kuat, kami kalah, tapi juga amat bertambah dewasa sejak saat itu,” ujar Lautaro Martinez dikutip Football Italia.

“Sekarang kami tiba secara cara sempurna, di setiap halnya. Timnya nyaris sama dengan yang bermain di Istanbul. Kami tahu ini akan berat, tapi kami sudah menunjukkan semangat pengorbanan dan persatuan, memantaskan diri sampai ke finsl ini. Sekarang ada satu langkah terakhir untuk diambil.”

Final Liga Champions 2024-2025 akan mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) melawan Inter Milan di Allianz Arena, Jerman, pada Minggu, 1 Juni 2025 pukul 02.00 WIB. Laga ini menjadi penentu siapa yang akan meraih trofi “Si Kuping Besar” musim ini.

Bagi PSG, laga ini menjadi kesempatan besar untuk merebut trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Menariknya, dua pemain muslim akan memperkuat PSG dalam pertandingan final ini. Mereka bukan hanya pemain kunci, tapi juga menjadi inspirasi bagi banyak penggemar sepak bola muslim di seluruh dunia karena dedikasi dan keteguhan iman mereka di level tertinggi sepak bola Eropa.

Achraf Hakimi, bek kanan andalan PSG, telah menjadi bagian penting dari skuad sejak direkrut dari Inter Milan pada musim 2021-2022.

Pemain kelahiran Spanyol ini merupakan jebolan akademi Real Madrid dan kini dikenal sebagai salah satu bek kanan terbaik di dunia.

Hakimi juga dikenal sebagai muslim yang taat. Aksinya mencium kening ibunya setelah kemenangan bersama Maroko di Piala Dunia 2022 menjadi momen ikonik yang viral.

Di setiap pertandingan, termasuk final nanti, Hakimi selalu mengawalinya dengan doa. Ia tentu berharap bisa mengalahkan mantan klubnya, Inter Milan, demi mempersembahkan trofi Liga Champions pertama untuk PSG.

Ousmane Dembele bergabung dengan PSG dari Barcelona pada awal musim 2023-2024. Winger cepat asal Prancis ini langsung menjadi bagian integral dalam permainan tim.

Meski telah memenangkan banyak gelar domestik bersama Barcelona, Dembele belum pernah merasakan gelar Liga Champions.

Sebagai muslim taat, Dembele menjalani kehidupan yang religius bahkan saat menikah pun memilih resepsi bergaya Islami.

Kini, ia berambisi menutup musim dengan manis bersama PSG di panggung Eropa. Final ini bisa menjadi momen pembuktian dan puncak kariernya sebagai pemain.

Dua pemain muslim ini akan menjadi perhatian khusus saat PSG menantang Inter Milan.

Selain kualitas teknis, kekuatan mental dan spiritual mereka bisa menjadi pembeda dalam laga sarat gengsi ini. dtc/web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper